Minggu, 15 Maret 2015

Modernisasi Militer Indonesia

Tank Leopard
Pertanyaan terkait modernisasi militer Indonesia melalui program MEF Renstra II (2015-2019) ini mungkin banyak dipertanyakan oleh masayarakat yang memerhatikan perkembangan militer Indonesia belakangan ini. Hal ini karena banyaknya kemajuan modernisasi militer Indonesia yang ditandai dengan bertambahnya kekuatan alutsista TNI sampai tahun 2014 ini yang merupakan hasil dari program MEF ini. Hal ini mengakibatkan banyak pihak yang menginginkan program MEF alias modernisasi militer Indonesia ini tetap berjalan.

Apakah Program MEF Renstra II (2015-2019) Tetap berlangsung?
Kapal Selam TNI
Pertanyaan yang cukup menarik ini penulis kira sudah cukup mudah ditebak jawabannya karena dalam beberapa kali kesempatan, Presiden Jokowi menyampaikan keinginannya untuk membuat militer Indonesia semakin kuat. Tentunya dengan mendatangkan alutsista-alutsista baru untuk memperlengkapi kekuatan militer Indonesia 5 tahun kedepannya. Bahkan anggaran militer Indonesia direncanakan ditambah cukup significan jika ekonomi Indonesia memungkinkan untuk itu.
Salah satu yang sering disebutkan oleh Presiden Jokowi adalah visi kemaritiman beliau yang menginginkan Indonesia kembali jaya dalam masalah Maritim. Memang belum jelas seperti apa gambarannya, namun dalam hal ini tampaknya ada sinyal kuat aka nada perkuatan dalam segi pertahanan dan ketahanan Indonesia dalam hal maritime. Hal ini tentu akan berdampak banyak terhadap angkatan laut Indonesia secara tidak langsung. Tidak tertutup kemungkinan ke angkatan lain juga turut kena dampak positifnya.

Kapal Perang TNI
Program modernisasi militer Indonesia sudah dimulai sejak tahun 2009 sampai 2014 lalu. Program ini disebut program MEF (Minimum Essential Force), dibagi dalam 3 tahapan yaitu MEF Renstra I (2009-2014), MEF Resntra II (2015-2019) dan MEF Renstra III (2020-2024). Program MEF Renstra I (2009-2014) yang sudah dijalankan pemerintahan Pak SBY sudah membawa perbaikan yang cukup berarti bagi kekuatan militer Indonesia. Apakah program MEF Renstra II (2015-2019) akan terus dijalankan oleh pemerintahan kini?

Ini akan menjadi sebuah kemajuan yang berarti jika pembentukan Cost Guard yang terpisah dari TNI AL ini benar benar terjadi. Entah alutsista TNI nantinya menggunakan alutsista dengan teknologi Nato atau Rusia, penulis tidak mempermasalahkannya yang penting modernisasi alutsista TNI terus dijalankan oleh pemerintahan kini.
Tank Marinir
Hal yang cukup menyejukkan adalah pernyataan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdjianto dibeberapa media beberapa hari lalu yang menyebutkan akan menggabungkan belasan instansi terkait keamanan laut dan maritime Indonesia menjadi satu instansi baru. Penggabungan ini sepertinya bertujuan menyeder-hanakan birokrasi penegakan hukum laut Indonesia. Sepertinya ini akan menjadi cikal bakal terbentukanya lembaga Indonesian Cost Guard yang terpisah dari TNI AL. Pembentukan Cost Guard ini akan membuat TNI AL focus menjaga kedaulatan Indonesia sampai dengan seluruh Zona Ekonomi Exclusive (ZEE) Indonesia. Sedangkan untuk pengamanan disekitar pantai bisa diserahkan kepada Cost Guard.

Pesawat Tempur TNI
Semoga saja modernisasi militer Indonesia 2015 -2019 tetap berjalan dengan baik bahkan kalau bisa lebih baik lagi dari pada modernisasi alutsista TNI 2009-2014 yang sudah berjalan sebelumnya. Semoga alutsista-alutsista TNI yang akan diperlengkapi dan penambahan kekuatan militer Indonesia lainnya akan lebih baik lagi di masa pemerintahan Presiden Jokowi ini. Entah namanya masih MEF atau nama yang lain, yang penting tujuannya tetap sama yaitu untuk kemajuan dan perkuatan militer Indonesia.