Sabtu, 12 Desember 2015

Cobalah Untuk Merenung

-- Cuplikan grup fb Bukan Sekedar Indigo Indonesia & Indigonesia --



Kamis, 03 Desember 2015

Status fb ada yang bisa berubah jadi iklan ?

<cuplikan dari grup fb Bukan Sekedar Indigo Indonesia dan Indigonesia>

Bukan di grup ini, seringkali kita mendapati teman kita share status Facebook tentang sebuah musibah atau masalah kesehatan. Status tersebut biasanya minta komentar "Amin". Ada apa dibalik fenomena ini?

Apa Maksud dari Status Facebook Minta Like dan Komentar Amin tentang Musibah atau Sakit?
Kalau kita cukup jeli maka kita akan menemukan kejanggalan dari status tersebut. Rata-rata status minta like dan komentar "Amin". Misalnya, "Kasihan bapak ini. Dia tidak punya keluarga. Dia harus bekerja keras. Bagi yang baca tolong diamini supaya bapak ini tetap dijaga kesehatannya."

Di status lain berbunyi, "Adik ini menderita penyakit bertahun-tahun dan sukar disembuhkan, tolong diamini supaya dia cepat sembuh, dan klik like."
Ada lagi status, "Lihat ular dalam foto ini, ketikkan angka 8 di kolom komentar dan klik like. dan Lihat apa yang terjadi."
Biasanya status tersebut disertai dengan sebuah foto. Foto tersebut unik dan mengundang simpati. Padahal kalau kita mau cari di mesin pencari ada banyak foto-foto tersebut.
Sekarang kita lebih teliti kepada pengirim pertama status. Biasanya pengirim memakai nama orang terkenal atau seorang kyai. Hal ini untuk memancing Like dan Komentar dari para penggemarnya.
Apa maksud sesungguhnya? Ada udang di balik batu ?
Pengirim status kemungkinan adalah para scammer dan advertiser yang membutuhkan like untuk menjual sebuah produk. Coba anda like dan tunggu setelah ratusan like didapat. Maka status tersebut akan berubah menjadi sebuah iklan atau kampanye. Sementara komentar-komentar akan dihapus.
Like ini digunakan oleh oknum tertentu untuk dijual. Biasanya pengiklan akan memasang dengan harga tertentu sesuai dengan jumlah like yang ada.
Dengan jumlah like yang banyak maka iklan tersebut dianggap bagus dan ini diharapkan menaikkan imaje barang yang ditawarkan.
Ternyata ada udangnya ya ..

Senin, 30 November 2015

Menuai Hasil Kelelahan

<cuplikan dari grup fb Bukan Sekedar indigo Indonesia>


Menurut Sahabat indigo, apa ukuran paling sederhana untuk bisa melihat kesungguhan seseorang dalam melakukan sesuatu? Tentu yang paling banyak melakukan pengorbanan kan? Baik itu tenaga, waktu ataupun uang. Nah, saya pikir Sahabat indigo tidak akan keberatan kalau kita sederhanakan saja dalam satu kata: KELELAHAN.

Kelelahan mewakili tingkat optimal seseorang dalam melakukan sesuatu. Kelelahan merupakan efek dari sebuah totalitas: semua potensi sudah diberikan sampai batas kemampuan. Apa yang mampu Sahabat indigo simpulkan saat melihat seorang pemain bola tidak henti-hentinya berlari untuk merebut bola, untuk mencari ruang, menerima umpan, menutup pergerakan lawan, bahkan sampai mengancam daerah lawan? Tentu Sahabat indigo akan melihat dia sebagai pemain yang bagus. Yang total untuk bermain bagi timnya. Dan itu tergambar saat pertandingan usai; keringat yang mengucur deras, napas tersengal-sengal, dan langkahnya yang gontai. Dia lelah sekali.

Tapi mari kita lihat lebih dalam lagi, apa yang ada di balik itu semua. Semangat? Ya benar, semangat! Dan itu muncul dari keinginan yang begitu kuat dalam hatinya. Inilah yang membuat dia terus berlari selama pertandingan. Hingga dia lupa akan lelahnya.

Siapa pun akan senang saat melihat orang yang sungguh-sungguh dalam pekerjaannya. Setidaknya ada penghormatan dan simpati untuknya. Jika orang itu adalah seorang karyawan, maka dijamin sang majikan akan menyukainya. Nah, sebagai orang yang beriman, tentu kita menyadari akan posisi kita sebagai hamba Allah Swt. Di mana tugas kita selama di dunia adalah beribadah kepada-Nya; melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Maka di sisi ini, kesungguhan kita dalam beribadah juga bisa dilihat dengan jelas. Dengan ukuran yang bernama kelelahan. Dan sungguh, Allah sangat menyukai hal itu.

”Dan barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman, lagi sungguh-sungguh telah beramal saleh, maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia). ”(QS. 20:75).

Tapi bukan berarti, kelelahan menjadi ukuran segalanya. Karena kelelahan sebenarnya hanyalah tampilan luar dari kesungguhan dan kejujuran; yang kemudian melahirkan keinginan yang kokoh, untuk terus berjuang sampai titik akhir, tetap bersemangat sampai batas kemampuan. Sehingga ada kalanya kelelahan itu tidak terlihat, karena memang pekerjaan yang dilakukannya belum selesai -ia keburu dipanggil olehNya- atau mungkin juga ia tidak sempat melakukannya sama sekali. Bukan karena ia tidak mau. Tapi kesempatan belum datang kepadanya.

Nah, di saat seperti ini kesungguhan dan kejujuran yang ada dalam dirinya berwujud lain; penyesalan, kekecewaan dan bahkan terlihat jelas dalam tangisan tulus mereka. “Dan tiada (pula) berdosa atas orang-orang yang apabila mereka datang kepadamu, supaya kamu memberi mereka kendaraan (untuk berjihad), lalu kamu berkata, "Aku tidak memperoleh kendaraan untuk membawamu. " lalu mereka kembali, sedang mata mereka bercucuran air mata karena kesedihan, lantaran mereka tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan. ”(QS. 9:92).

Betapa dalam untaian nasihat Rasulullah untuk isterinya tercinta, saat ia menghibur istinya yang mengeluhkan rasa lelahnya, ia berkata ”Ganjaranmu tergantung kadar lelahmu. ”(HR Muslim). Yah, kelelahan kita tidak akan sia-sia, karena semuanya tercatat rapi dan tak terlewatkan sedikit pun dalam pandangan-Nya. Maka berlelah-lelahlah saudaraku. Hingga batas kemampuan kita. Jika terasa diri mulai lemah semangat, ingatlah kelelahan kita di dunia ini dalam taat pada-Nya, akan berganti kesenangan yang abadi, berupa Nikmat surga-Nya. Dan di sana tidak akan ada lagi kelelahan dan kesusahan.

"Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami.
Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; didalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu." (QS. 35:34-35)

”Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya. ” (QS. 15:48)

Warna Biru Punya arti tersembunyi

<cuplikan dari grup fb Bukan Sekedar Indigo Indonesia>



Kebetulan bbrp postingan di grup pagi ini foto/gambarnya berwarna biru, padahal kita gak janjian hahaha. Ternyata ada banyak juga lho orang-orang yang menggunakan warna biru untuk tujuan tertentu karena ternyata warna biru itu menyampaikan suatu makna tersembunyi (ceileeehhh). 

Arti Warna Biru

Warna biru ini memiliki beberapa arti yaitu : kejujuran, ketenangan, kesetiaan, bisa diandalkan,keharmonisan, memberi kesan lapang, dan sensitif.
Kata pakar psikologi yang bernama Eisman, Biru itu memiliki arti yang stabil karena warna biru merupakan warna langit. Meskipun langit dapat menjadi kelabu saat akan hujan, manusia akan tetap tahu bahwa diatas awan-awan berwarna kelabu tersebut tetap terdapat langit yang berwarna biru.

Dampak Psikologis Manusia Terhadap Warna Biru

Secara psikologis warna biru ini akan memberikan dampak menenangkan, mengurangi ketegangan, serta menciptakan sensasi dingin alias cool. Makanya kadang kala kita sering menemukan ruangan dekorasi yang diberi banyak sentuhan warna biru guna menciptakan ketenangan bagi pemiliknya.

Rezeki Tak Pernah Salah Alamat

<cuplikan dari grup FB : Bukan Sekedar Indigo Indonesia>


Saya  sering bercukur di tukang cukur, iseng bertanya kepada si akang pemangkas rambut tersebut perihal daerah asalnya. Kebanyakan para tukang pangkas rambut berasal dari Garut, Jawa Barat.

Pernah juga iseng bertanya kepada para pedagang toko kecil yang banyak berdiri di sudut jalan atau ujung gang, biasanya mereka menjual rokok, penganan kecil seperti biskuit dan permen dan juga kebutuhan rumah tangga seperti sabun dan pasta gigi. Hampir semua pemilik warung kecil itu berasal dari Kuningan, Jawa Barat.

Terakhir hasil iseng bertanya ternyata kebanyakan penjahit  berasal dari Sumatera Barat. Seperti halnya tempat-tempat penambal ban maupun bengkel motor di pinggir jalan itu kita panggil “Ucok” karena memang kebanyakan mereka asli Sumatera Utara. Dan kalau bicara soal kredit barang-barang kelontong, Tasikmalaya sangat lekat di telinga kita.

Memang tidak semua pemangkas rambut berasal dari Garut, atau penambal ban dan penjahit pakaian berasal dari daerah tersebut di atas. Namun secara mayoritas boleh lah dianggap demikian. Tentu sangat menarik memperhatikan fenomena ini menilik dari kenyataan bahwa rezeki memang sudah ada yang mengaturnya. Dan Allah Maha Adil membagi-bagi rezeki kepada setiap makhluk di muka bumi ini.

Hanya saja yang tak kalah pentingnya untuk dikaji yakni pernyataan bahwa memang tidak semua orang Sumatera Barat itu menjadi penjahit, seperti halnya tidak semua orang Tasikmalaya itu berprofesi sebagai tukang kredit. Meski pun seseorang lahir di Padang, besar di Padang, tetapi ia tidak pernah diajarkan atau menyentuh benda bernama mesin jahit, sampai kapan pun ia tidak akan pernah menjadi penjahit. Sebaliknya si Ucok anak si penambal ban, lantaran sejak melek sampai larut malam yang ia perhatikan adalah bagaimana bapaknya bekerja. Mulai dari mencopot ban dari kendaraan, melepas ban dalam, menambal yang bocor hingga memasangkannya kembali. Maka tak heran jika di usia belasan pun ia sudah mahir membongkar pasang ban kendaraan.

Lebih jelasnya, setiap orang itu akan mendapatkan rezeki tergantung dari keterampilan yang dimilikinya. Orang Garut yang pandaii mencukur rambut, maka ia akan membuka usaha cukur rambut. Orang yang mendapatkan pelayanan dari keahlian si tukang cukur, akan membayar sesuai jerih payah dan keahlian tersebut. Sama halnya dengan kita, keterampilan apa yang bisa kita “jual” agar pihak lain mau mengeluarkan sejumlah uang sesuai keahlian yang kita miliki itu.

Intinya, jangan pernah berharap rezeki akan datang begitu saja tanpa ada satu usaha untuk menunjukkan satu bentuk keterampilan yang kita miliki. Lebih dari satu keterampilan Sahabat Indigo miliki, insya Allah akan lebih pula yang bisa didapat. Tidak punya keterampilan satu pun, siap-siap selalu gigit jari karena kesempatan selalu terlewat begitu saja tanpa bisa kita raih.

Misalnya begini, pernah ada seorang kawan yang bertanya perihal lowongan di tempat saya bekerja. Kemudian saya tanya, “bahasa Inggris bisa? Bisa mengoperasikan komputer?” untuk dua pertanyaan tersebut, jawabannya sama: Tidak. Ooh, ya kalau begitu saya ajukan satu pertanyaan lagi, “Bisa mengemudi mobil?” berhubung saat itu di kantor memang sedang membutuhkan seseorang dengan keahlian tersebut. Nyatanya, ia juga menjawab “Tidak” meski dibubuhi kalimat pendukung, “tapi saya bisa belajar kok…”.

Agak sulit bagi siapa pun untuk membantu mencarikan pekerjaan buat seseorang yang tidak memiliki satu pun keterampilan. Bahkan seorang office boy (OB) sekalipun memiliki keterampilan khusus yang menjadi prasarat ia bisa diterima bekerja sebagai OB.

Kesimpulan sementara saya : Rezeki tidak pernah salah alamat, itu pasti. Kalau mengibaratkannya dengan seorang tukang pos pengantar surat, ia tidak akan pernah kesulitan mengantar surat jika tertera alamat yang jelas dan lengkap. Ditambah lagi, si pemilik rumah pun semestinya menuliskan alamat rumahnya dengan jelas, seperti nomor rumah, RT/RW dan lain sebagainya, agar pas pos tak kesulitan mencocokkan alamat tertera di surat dengan alamat kita. Jangan salahkan jika tukang pos kebingungan mencari alamat kita, karena boleh jadi kita memang tak memasang alamat jelas di depan rumah.

Jadi, tunjukkan kemampuan, keterampilan, dan keahlian yang kita miliki. Agar orang lain bisa melihatnya dengan jelas dan memberikan kesempatan terbaik buat kita. Karena rezeki memang tidak pernah salah alamat, hanya kadang kita sendiri yang tak menunjukkan alamat jelas, sehingga seringkali rezeki berlalu begitu saja. Begitu juga dengan kegiatan di media sosial (grup Indigo) ini, apabila kita membiasakan diri untuk memahami jalan pikiran orang lain, berposting yg dapat menggugah semangat, berkomen yg dapat meneduhkan hati teman2 maka tidak mustahil kita akan mendapat banyak kemudahan dan manfaat untuk diterapkan dalam pergaulan di dunia nyata..

Percaya nggak, sekarang ini saya juga lagi berusaha menuliskan alamat rejeki yg jelas dg berbagai cara, semoga berhasil.

Begitulah .. semoga sahabat Indigo bisa memahami pesan yg tersirat dari postingan saya pagi ini ya, selamat online dan selamat beraktivitas, semoga semakin sukses.

Baca juga : Orang-orang Terkaya Yang Bergaya Hidup Sederhana

Selasa, 10 November 2015

Introvert

:: Cuplikan dari grup fb Indigo Indonesia ::
Sudah beberapa kali berinbox dengan para sahabat Indigo yg merasa dirinya bersifat tertutup, saya temani dengan sabar bingit sampai akhirnya mereka bertekad setuju untuk meninggalkan dan menanggalkan baju introvertnya .. Selamat berjuang sahabat, perjalanan menuju sukses selalu dimulai dengan langkah pertama yang terkadang berat dan menakutkan ..

Sifat tertutup sering lebih merugikan. Setidaknya ketertutupan ini membuat orang lain susah menerka kemauan Sahabat Indigo. Bisa-bisa mereka menilai Sahabat Indigo tidak jujur. Introvert (tertutup) Adalah sebuah sifat dan karakter yang cenderung pendiam, gak banyak bicara dan lebih suka menyendiri, memang tipe kepribadian yg lebih berorientasi pd diri sendiri. biasanya mereka yg berkepribadian ini adalah orang pemalu, egois, minder atau individualis. Memang gampang2 susah susah kalo berteman dengan para introvet.

Ciri-ciri Introvert. Banyak orang mengartikan orang-orang introvert sebagai pemalu, padahal orang-orang introvert memang lebih nyaman berada dalam kesendirian. Sebaliknya, orang-orang yang cenderung pemalu takut untuk berada bersama orang lain, bukan karena dia tidak mau. Lantas, seperti apakah ciri-ciri Orang introvert itu?

Dia lebih nyaman berteman dengan sedikit orang dibandingkan dengan banyak orang. Tak heran, kamu akan selalu menemukannya berada bersama orang yang itu-itu saja. Meski bagi publik ia terkesan pendiam, ia bisa berubah menjadi orang yang paling cerewet ketika berada bersama teman-temannya. Dia tidak banyak bicara dan baru akan bicara ketika dia sudah memikirkan terlebih dulu apa yang akan ia katakan. Perkataannya pun tidak panjang lebar. Dia akan berbicara seperlunya dan apa adanya.

Dia senang menghabiskan waktu sendirian dan mengikuti kegiatan yang tidak melibatkan banyak orang, misalnya membaca, menulis, melukis atau sekedar jalan-jalan seorang diri. Biasanya mungkin terkesan cuek dan tidak peduli pada situasi sekitar. Ketika kita menyapanya, biasa jadi dia hanya tersenyum atau berkata “Hai” tanpa berkata lebih lanjut. Oleh sebab itu, jangan mudah sakit hati jika suatu saat kita bertemu dengannya dan dia bersikap seolah-olah dia tidak mengenal sahabat Indigo.

Dia akan menjauhi kerumunan orang banyak dan memilih untuk sendiri karena dia merasa lebih nyaman berada seorang diri . dan hanya mau berteman dengan orang yang budi bahasanya halus. Mereka akan langsung tidak suka pada orang yang berkata kasar walau kata-kata itu bukan ditujukan untuk dirinya. Dia juga suka memendam masalahnya sendiri, dia jarang berbagi masalahnya atau menceritakan kehidupannya ke orang lain, dia juga mempunyai self-blaming yang gede (suka menyalahi diri sendiri), yang akhirnya timbul depresi, dan mudah emosi dan kadang mau terbuka dengan orang yang sudah benar2 dia percaya.

Biasanya banyak mikir dan memiliki pemikiran yang jauh, maka itu orang introvert lebih sedikit berbicara, karena dia selalu memikirkan apa yang akan dia katakan, misalnya apa itu pantas dibicarakan, apa perlu untuk dibicarakan, apa kira-kira jawaban yang akan diberikan orang lain, dsb. Dari situ keliatan juga orang intovert cenderung perfeksionis. Biasanya bijaksana dan bisa memecahkan problem orang lain asal orang itu mau minta nasihatnya, makanya cocok jadi tempat curhat, tapi kalau nggak ya tipe introvert itu termasuk orang yang “mahal bicaranya”. Jadi kalau ada orang yang diajak bicara sama tipe tersebut berarti dia beruntung.

Dia nggak suka kalau ngomong basa basi dengan orang lain, kalau ngobrol tidak tahu harus memulai dengan topik apa. Tapi kalau sama sahabat atau teman yg udah akrab, dia bisa lepas berbicara sama mereka. Lebih suka menyendiri, biasanya lebih suka berdiam diri di kamar. kalo lg nunggu atau lg di kramaian lebih suka dgerin musik, main hp, baca buku dan asyik sndiri dan kurang perduli dg orang2 dan ingkungan di sekitarnya.

Cara Menaklukkan Orang Introvert
Meskipun tidak mudah, bukan berarti tidak mungkin untuk menaklukkan orang introvert. Kita hanya harus membutuhkan lebih banyak kerja keras dan kesabaran untuk bisa membuatnya nyaman berada bersama kita. Orang introvert itu terlihat “dingin” atau “sangaaaaaaatttttttttt dingin” tapi asal kita mencoba menembus pertahananya itu maka lumer deh esnya. Emang sih orang tipe ini keliatan cuek dilihat dari luar, tapi coba masuk ke dalam maka orang introvert nggak sedingin yang keliatan dari luar.

Nah Ini Ada beberapa tips menghadapi Orang Introvert :

Berbicara dengan Orang Introvert. Sebelum memulai menggunakannya, kita harus tahu terlebih dahulu bagaimana berbicara dengan Orang introvert. Simak beberapa tips berikut ini: Ketika dia bicara, dengarkan dia dan jangan potong omongannya sebab jika kamu memotong kalimatnya, kemungkinan besar dia akan sulit untuk mulai bicara kembali. Sering-seringlah mengambil inisiatif untuk memulai percakapan. Orang introvert tidak akan bicara bila kita tidak memulainya lebih dulu. Ulangi apa yang dia bicarakan. Tanyakan apakah kita tidak gagal paham dan sudah cukup akurat sebab terkadang apa yang ia bicarakan bisa berarti berbeda dari yang kita pikirkan. 

Buatlah diri kita nyaman dalam keheningan. Sering kali Dia berada dalam keheningan, dalam arti ia tidak banyak bicara meski ia sedang bersama orang lain. Terkadang Orang introvert membutuhkan waktu lama untuk bisa mengungkapkan pendapat atau pikirannya. Bukan berarti ia “lambat” dalam berpikir, tetapi ia selalu mengungkapkan apa yang ia pikirkan dengan caranya sendiri. Jangan memburunya dan tunggulah sampai dia menyelesaikan omongannya.

Temani Dia. Sebagaimana diketahui, salah satu tipe orang introvert biasanya tidak nyaman berada bersama orang banyak. Karena itu juga, kita tidak akan menemukannya dalam gerombolan orang2 yang biasa nongkrong di pusat-pusat perbelanjaan atau pusat keramaian. Alih-alih mengajaknya ke pesta, nonton, ke tempat romantis atau cobalah menawarinya untuk ikut ke tempat yang dia mau. Jika dia lebih nyaman berada di perpustakaan, misalnya, luangkan waktu beberapa jam untuk menemaninya di sana. Kita harus bisa menawarkan kepercayaan dan kenyamanan sehingga ia pun akan merasa nyaman ketika bersama kita.

Kenali Dia Lebih Dalam. Untuk memulai percakapan dengannya, tentu sebelumnya kita harus tahu topik-topik apa yang dia sukai atau hal-hal apa sajakah yang menarik baginya. Usahakan untuk mencari tahu hal-hal tersebut jika kita tidak terlalu memahaminya. Ketika membicarakan hal yang dia sukai, dengan lancar dan senang hati dia akan mulai bercerita panjang lebar. "Pendiam bukan berarti pemalu, Penyendiri bukan berarti tidak mengerti akan kehidupan sosial, Tidak berbicara bukan berarti bisu, Melamun bukan berarti kalah pada keadaan, itulah Introvert", introvert itu wajar asal masih dalam batas tertentu.

Nah dari penjelasan di atas, apakah Sahabat Indigo termasuk Introvert atau sebaliknya Ekstrovert (terbuka) yg lebih banyak keterbukaan. Supel gampang bergaul, sering berada di keramaian, suka berbagi cerita dengan banyak orang di dumay dan dunia nyata. Anehnya ada sahabat Indigo yang introvert merasa dirinya sebagai orang Indigo yg belum sempurna ! Merasa menjadi calon orang Indigo masa depan ..

LATAH cuma ada di Asia Tengara

Wikipedia : Latah adalah suatu keadaan fisik di mana penderita secara spontanitas mengeluarkan respon (berupa ucapan kata-kata atau kalimat dan sering disertai gerakan tubuh) terhadap suara atau gerakan yang sifatnya mengagetkan penderita. Sejauh ini, latah baru ditemukan di budaya dan orang Asia Tenggara, terutama Indonesia dan Malaysia. Oleh sebab itu, latah dianggap sebagai suatu sindrom khusus kebudayaan.


Kamis, 05 November 2015

Hukum Karma


Cuplikan dari grup fb BS Indigo Indonesia 

Pernah ada yg inbox ke saya : “Mas kayaknya aku kena hukum karma nih .. dst ” ,,Setelah usut punya usut ternyata dia merasa keadaan yang dialami sekarang ini adalah akibat dari perbuatannya dulu.
Perlu waktu hampir 1 jam buat membahas masalahnya, akhirnya dicapai kata sepakat bahwa hidup ini sudah diatur oleh Allah, tidak ada kejadian yang terjadi secara kebetulan. Ngomong2 sebenarnya Hukum Karma itu apa sih?

Karma apaan sih ? Karma adalah kata sansekerta, yang berarti tindakan. Hal ini sama dengan hukum Newton bahwa setiap aksi pasti memiliki sebuah reaksi. Ketika kita berpikir, berbicara atau bertindak kita memprakarsai gaya baru yang akan bereaksi dengan tepat. Gaya yang kembali ini mungkin telah dimodifikasi, diubah atau ditunda, tetapi kebanyakan orang tidak dapat menghilangkan itu. Hukum sebab akibat bukanlah hukuman, tapi lebih kepada kepentingan pendidikan atau pembelajaran.

Seseorang mungkin tidak lepas dari konsekuensi akan tindakannya, tapi dia akan menderita jika dia membuat kondisi siap untuk penderitaannya. Ketidaktahuan akan hukum bukanlah alasan apakah hukum adalah buatan manusia atau alam. Berhenti khawatir dan mulai memberdayakan ini dalam dunia karma dan reinkarnasi, ini adalah apa saja yang anda perlu tahu tentang hukum karma.

1. Hukum Besar. “Apa yang kau tabur, itulah yang kau tuai”. Hal ini juga dikenal sebagai “hukum sebab akibat“. Apapun yang kita letakkan ke dalam alam semesta adalah apa yang datang kembali kepada kita. Jika apa yang kita inginkan adalah kebahagiaan, kedamaian, cinta, dan persahabatan maka kita harus menjadi bahagia, damai, penuh kasih dan teman sejati.

2. Hukum Penciptaan. Hidup tidak hanya TERJADI, tetapi juga membutuhkan partisipasi kita. Kita adalah satu dengan alam semesta, baik di dalam dan di luar. – Apapun yang ada disekitar kita memberikan petunjuk untuk diri kita. Jadi diri sendiri, buat sekitarmu dengan apa yang kamu inginkan untuk hadir dalam hidupmu.

3. Hukum Kerendahan Hati. Apa yang kamu tolak untuk diterima, akan tetap seperti itu. Jika apa yang kita lihat adalah seorang musuh, atau seseorang dengan ciri karakter yang kita temukan menjadi negatif, maka kita sendiri tidak terfokus pada tingkat yang lebih tinggi dari eksistensi.

4. Hukum Pertumbuhan. “Kemanapun kamu pergi, disitu kamu berada” Bagi kita untuk BERTUMBUH dalam roh, kitalah yang harus berubah – dan bukan orang-orang, tempat atau hal-hal di sekitar kita. Satu-satunya pemberian yang kita miliki dalam hidup kita adalah DIRI KITA SENDIRI dan itu adalah faktor satu-satunya dimana kita memiliki kendali atasnya. Ketika kita mengubah siapa dan apa diri kita dengan hati kita, hidup kita akan menyesuaikan dan mengalami perubahan juga.

5. Hukum Tanggung Jawab. Setiap kali ada sesuatu yang salah dalam hidup saya, ada sesuatu yang salah dalam diri saya. Kita mencerminkan apa yang di sekitar kita – dan apa yang disekitar kita adalah cermin diri kita; ini adalah kebenaran universal. Kita harus bertanggung jawab atas apa yang ada dalam hidup kita.

6. Hukum Koneksi. Bahkan jika sesuatu yang kita lakukan tampaknya tidak penting, sangat penting bahwa hal tersebut bisa diselesaikan karena segala sesuatu di alam semesta itu terhubung. Setiap langkah mengarah ke langkah berikutnya, dan begitu seterusnya. Seseorang harus melakukan langkah awal untuk menyelesaikan pekerjaan.Baik langkah pertama maupun langkah terakhir sama pentingnya.Karena keduanya dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas.Masa lalu, sekarang dan masa depan mereka semua terhubung.

7. Hukum Fokus. Sahabat Indigo tidak bisa memikirkan dua hal pada saat yang sama. Bila fokus kita adalah pada nilai spiritual, tidak mungkin bagi kita untuk memiliki pemikiran yang lebih rendah seperti keserakahan atau kemarahan.

8. Hukum Pemberian Dan Keramah-Tamahan. Jika Sahabat Indigo yakin sesuatu akan menjadi kenyataan, maka kadang-kadang dalam hidup Sahabat Indigo, Sahabat Indigo akan diminta untuk membuktikan kebenaran tertentu. Di sinilah kita menempatkan apa yang kita KLAIM bahwa kita telah belajar, menjadi PRAKTEK sebenarnya.

9. Hukum Di Sini Dan Sekarang. Melihat ke belakang untuk memeriksa kembali, mencegah kita menjadi benar-benar di sini dan sekarang. Pikiran lama, perilaku lama, mimpi lama – mencegah kita untuk memiliki yang baru.

10. Hukum Perubahan. Sejarah berulang dengan sendirinya sampai kita belajar bahwa kita perlu mengubah jalur kita.

11.Hukum Kesabaran Dan Imbalan. Semua imbalan memerlukan jerih payah pada awalnya. Imbalan dari nilai abadi memerlukan kesabaran dan kerja keras yang terus-menerus. Sukacita sejati mengikuti apa yang kita rasa perlu kita lakukan dan menunggu imbalan datang pada waktunya.

12. Hukum Makna Dan Inspirasi. Sahabat Indigo mendapatkan kembali sesuatu dari sesuatu yang telah Sahabat Indigo masukkan kedalamnya. Nilai sebenarnya dari sesuatu adalah akibat langsung dari energi dan niat yang dimasukkan ke dalamnya. Setiap kontribusi pribadi juga merupakan kontribusi secara menyeluruh. Kurangnya kontribusi tidak berdampak pada keseluruhan, juga tidak bekerja untuk mengurangi itu. Kontribusi yang penuh kasih membawa hidup dan menginspirasi secara keseluruhan.

Begitulah apa yang perlu kita ketahui tentang hukum karma ..

Selasa, 20 Oktober 2015

Firasat, Kedutan dan Jantung Berdebar

Sebagian orang ada juga yang menyebut firasat dengan istilah feeling. Percaya atau tidak, mungkin sebenarnya setiap orang memiliki kepekaan dalam hal ini. Tapi sebelumnya untuk memperjelas, berdasarkan kamus bahasa indonesia, bahwa firasat adalah sebuah keadaan yang dirasakan terhadap sesuatu. Tapi dalam hal ini saya hanya fokus pada perasaan yang sedang/akan terjadi, dan biasanya kita sering mengalaminya. Percayakah Anda bahwa di antara kita, dan bahkan mungkin setiap orang terkadang memiliki kepekaan terhadap sesuatu hal yang sedang/akan terjadi?

Sebagai contoh, pernahkah Anda merasa tiba-tiba tidak enak ketika hendak bepergian? Ketika sedang bepergian Anda mendapatkan sebuah musibah yang tidak diinginkan. Atau pernahkah  tiba-tiba merasakan gelisah dan teringat seseorang dalam fikiran Anda? Kemudian tanpa disangka-sangka ternyata orang yang sedang Anda ingat tersebut sedang dalam kondisi sakit dan masih banyak contoh-contoh lainnya.

Menurut saya ini adalah sebuah hal yang menarik, karena secara tidak disadari kita sering mengalami hal ini. Kadang-kadang kita sadar akan hal ini, tetapi justru terkadang kita mengacuhkannya dan menganggap mungkin itu hanya sekedar perasaan saja. Tapi berhubung karena penasaran, saya sering menanyakan hal ini teman-teman saya, dan hasilnya memang banyak diantara mereka yang saya temukan dan percaya terhadap firasat. Tapi ironisnya, ketika seseorang mengalami firasat yang tidak enak, orang tersebut justru terlalu memikirkan terhadap firasat tersebut, sehingga dampak buruk dari fikirannya tersebut telah membuatnya merasa tersiksa karena rasa khawatir terhadap hal-hal buruk yang akan terjadi. Sebaliknya, ketika seseorang telah mendapatkan suatu pertanda (firasat) dan mengacuhkannya, justru hal yang buruk terjadi padanya. Sepertinya hanya kebetulan, tapi bagi orang yang telah memiliki kepekaan suatu firasat justru dianggapnya sebagai suatu pertanda.

Tapi perlu diketahui, suatu firasat biasanya dapat dirasakan oleh diri kita sendiri, atau bisa juga terhadap keluarga, teman, siapapun itu yang memiliki kedekatan hubungan batin dengan Anda. Misalnya dengan orang tua Anda, saudara Anda, atau bisa juga teman dekat Anda. Contohnya saya beberapa hari yang lalu pernah merasakan hal yang tidak enak pada teman dekat saya dan nggak tahu kenapa tiba-tiba saya ingin segera menemuinya. Ternyata oh ternyata, itu adalah sebuah sebuah firasat. Karena ada seseorang yang berniat jahat pada teman saya tersebut. Percaya nggak percaya tapi itu bisa saja terjadi, meskipun terkadang saya menganggapnya kebetulan, tapi rasanya kok aneh saja

Saya yakin mungkin sebagian di antara Anda pernah juga mengalami hal seperti ini. Namun yang terpenting, jangan sampai Anda menjadi terbelenggu terhadap rasa khawatir ketika Anda merasakan sebuah firasat yang tidak enak. Kalau Anda merasa kurang yakin, anggap saja itu hanya sekedar perasaan Anda.

Perlu di ingat, bahwa tidak ada seorang pun yang bisa mengetahui suatu kejadian yang akan terjadi pada detik, menit, jam, hari, bulan, ataupun masa depan. Semua itu merupakan rahasia Sang Pencipta. Percaya atau tidak, memang terkadang seperti halnya sebuah kebetulan atau perasaan. Tapi terkadang bisa merupakan suatu pertanda.

Reaksi beberapa anggota tubuh seperti kedutan mata, telinga berdenging dan lain sebagainya membuat beberapa orang menafsirkan ke berbagai kemungkinan yang akan terjadi. Lalu percayakah dengan semua itu mengandung firasat tertentu?

Saya belakangan ini kerap kali mengalaminya, dan tidak sungkan2 bertanya ke beberapa orang yang ada di sekitar saya, meskipun pada akhirnya belum pernah mendapat jawaban yang meyakinkan. Memang sih, kalau boleh jujur saya sendiri sama sekali belum bisa mempercayainya, saya menganggap itu semua hanyalah mitos dan yang terjadi hanyalah karena faktor kondisi fisik yang ada pada beberapa organ tubuh kita. Pada kenyataannya, hal ini memang sudah melekat pada kehidupan masyarakat kita sehari-hari. Jika mata berkedut, atau kuping terasa panas berdenging, atau telapak tangan terasa gatal, kita sering bertanya-tanya, apa pertanda atau firasat dari sensasi tersebut. Tafsiran ini bukan hanya terdapat di tanah air, tapi juga dibahas dalam Almanak Thung Shu, sejenis buku ramalan bangsa Cina. Selain tempat kedutan, waktu terjadi juga mengandung makna tertentu. Jadi, menurut salah satu media yang pernah saya baca, harus memperhatikan jam terjadinya pula, lalu temukan artinya seperti berikut:

Telinga berdenging Pukul 01.00 – 03.00 Telinga kiri berdenging: akan terjadi pertengkaran. Telinga kanan berdenging: kemungkinan terjadi pertengkaran yang lebih serius. Pukul 03.00 – 05,00 Telinga kiri berdenging: akan kehilangan uang. Telinga kanan berdenging: akan sangat sibuk. Pukul 05.00 – 07.00 Telinga kiri berdenging: akan ada pesta. Telinga kanan berdenging: akan dikunjungi teman. Pukul 07.00 – 09.00 Telinga kiri berdenging: kemungkinan akan bepergian. Telinga kanan berdenging: akan dikunjungi teman. Pukul 09,00 -11.00 Telinga kiri berdenging: firasat akan terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan. Telinga kanan berdenging: akan mendapat keberuntungan. Pakai 11.00-13,00 Telinga kiri berdenging: akan menerima surat dari jauh. Telinga kanan berdenging: akan dikunjungi saudara. Pukul 13.00 -15.00 Telinga kiri berdenging: akan pesta. Telinga kanan berdenging: akan dikunjungi teman dari jauh. Pakul 15.00 – 17.00 Telinga kiri berdenging: akan bepergian. Telinga kanan berdenging: akan ada kejadian yang menyenangkan. Puku! 17.00 – 19.00 Telinga kiri berdenging: akan kehilangan uang. Telinga kanan berdenging: akan hoki. Pukul 19.00 – 21.00 Telinga kiri berdenging: akan pesta. Telinga kanan berdenging: akan dikunjungi teman. Pukul 21.00 – 23.00 Telinga kiri berdenging: pertanda keberuntungan. Telinga kanan berdenging: akan pesta. Pukul 23.00 – 01,00 Telinga kiri berdenging: kekaih memikirkan anda. Telinga kanan berdenging: kemungkinan akan kehilangan uang.

Mata berkedut Pukul 01.00 – 03.00 Mata kiri berkedut: akan terjadi sesuatu yang kurang baik, atau akan menangis, atau cemas. Mata kanan berkedut: seseorang sedang memikirkan Anda. Pukul 03.00 – 05,00 Mata kiri berkedut: akan dikunjungi seorang teman dari jauh. Mata kanan berkedut: akan mengalami peristiwa bahagia. Pukul 05.00 – 07.00 Mata kiri berkedut: akan kedatangan tamu istitnewa. Mata kanan berkedut: segala sesuatu akan berlangsung baik. Pukul 07.00 – 09.00 Mata kiri berkedut: akan dikunjungi teman dekat yang tinggal di tempat jauh. Mata kanan berkedut: kemungkinan cedera. Pukul 09,00 -11.00 Mata kiri berkedut: akan ke pesta atau berpesta. Mata kanan berkedut: akan bertengkar. Pakai 11.00-13,00 Mata kiri berkedut: akan makan dan minum enak. Mata kanan berkedut: hati-hati denrjan peristiwa buruk. Pukul 13.00 -15.00 Mata kiri berkedut: segala sesuatu akan berjalan aman dan lancar. Mata kanan berkedut: akan mendapat kegembiraan kecil. Pakul 15.00 – 17.00 Mata kiri berkedut: kemungkinan akan kehilangan uang. Mata kanan berkedut: kemungkinan akan memikirkan kekasih. Puku! 17.00 – 19.00 Mata kiri berkedut: akan kedatangan tamu. Mata kanan berkedut: sama dengan mata kiri, tapi tamu yang datang dari jauh. Pukul 19.00 – 21.00 Mata kiri berkedut: akan kedatangan tamu. Mata kanan berkedut: akan menghadiri pesta besar. Pukul 21.00 – 23.00 Mata kiri berkedut: akan dikunjungi teman. Mata kanan berkedut: hati-hati dengan perkara hukum. Pukul 23.00 – 01,00 Mata kiri berkedut: akan dikunjungi orang terhormat. Mata kanan berkedut: akan diundang ke pesta besar.

Jantung berdebar, bila siang hari berdebar-debar : Jam 06-07 Bermakna akan berjumpa dengan saudara. 07-08 Bermakna akan menangis. 08-09 Bermakna akan menjadi bahan gunjingan. 09-10 Bermakna akan mendapat rejeki. 10-11 Bermakna akan berjumpa taman lama. 11-12 Bermakna akan mendapat kabar baik. 12-13 Bermakna akan mendapat undangan. 13-14 Bermakna akan mendapat kejutan. 14-15 Bermakna akan kebaikan. 15-16 Bermakna akan terjadi perselisihan. 16-17 Bermakna akan mendapat kesusahan. Bila malam hari berdebar-debar : Jam 18-19 Bermakna akan mendapat kabar baik. 19-20 Bermakna akan berjumpa dengan orang yang disayangi. 20-21 Bermakna akan mendapat pertolongan. 21-22 Bermakna akan berjumpa dengan orang yang diharap-harapkan. 22-23 Bermakna akan berjumpa dengan orang yang diharap-harapkan. 23-24 Bermakna akan mendapat rezeki. 24-01 Bermakna akan berjumpa dengan teman lama. 01-02 Bermakna akan mendapat undangan. 02-03 Bermakna akan mendapat kebahagian. 03-04 Bermakna akan mendapat kesusahan. 04-05 Bermakna akan mendapat penghargaan. 05-06 Bermakna akan mendapat rezeki.

Pada dasarnyanya, semua itu hanyalah pendapat dan pengalaman seseorang yang tekun mengamati makna firasatnya. Meskipun pendapat di atas berasal dari orang-orang yang di anggap pada jalur yang berkaitan atau mungkin bisa dianggap “peramal handal” tentunya kita kembalikan lagi kepada diri kita masing-masing. Patut percaya atau tidakkah? Jawabannya hanya ada pada diri masing-masing. Kebenarannya dari semua itu. Wallahu A’lam Bishawab.

Sabtu, 17 Oktober 2015

Perbedaan antara Takdir dengan Nasib

Di media sosial kita sering membicarakan tentang TAKDIR dan NASIB. Sebagian orang kayaknya ada yang salah mengartikannya. Kata Pak Ustadz saya tentang beda takdir dengan nasib begini :

Takdir = ketentuan Tuhan yang tidak dapat dirubah.
Nasib = ketentuan Tuhan yang dapat dirubah.

Takdir seperti pengertian dasar di atas adalah ketentuan Tuhan, atau kehendak Tuhan yang tidak dapat dirubah. Contohnya : seseorang terlahir dengan Jenis Kelamin Laki-Laki. Ini merupakan salah satu Takdir Tuhan yang tidak dapat dirubah. Kalau kita pikir secara logika, ya…mana mungkin sepasang suami istri dapat menentukan anaknya dengan jenis kelamin Laki-laki atau perempuan. Jelas tidak mungkin.


Nasib merupakan ketentuan Tuhan yang dapat kita rubah. Tentunya dengan seIdzin Tuhan. Namun kebanyakan orang salah mengartikan, mereka beranggapan bahwa Nasibnya adalah Takdirnya (kesimpulan : jika nasibnya jelek, maka Tuhan yang disalahkan karena sudah memberikannya nasib yang jelek). Salah satu contoh tentang Nasib yaitu : “Jika pada saat kita dilahirkan di dunia ini dengan keluarga yang kurang mampu kondisi ekonominya, namun pada saat ini kita termasuk orang yang mampu/Kaya, maka itu adalah Nasib kita”.

Pertanyaannya : Siapakah yang menentukan Nasib kita?
Jawabannya : adalah Kita sendiri. Dalam ayat Alqur’an sudah dijelaskan yang kurang lebih artinya “Allah tidak akan merubah Nasib suatu Kaum melainkan mereka merubahnya sendiri”.

Mengapa demikian, karena Tuhan telah membekali kita hidup di Dunia ini dengan Kemampuan yang sangat luar biasa yaitu Tubuh(SDM). Seperti Tangan kita, otak, kaki, jari-jari manis kita, perasaan dll. Itulah mengapa Tuhan menyerukan kepada hambanya bahwa Manusia dapat menentukan Nasibnya sendiri.

Ada kisah bagus nih.

Pada suatu hari ada seorang pengemis dengan tubuh yang Alhamdulillah sehat, berAnggota tubuh yang lengkap. Namun kekuatan tubuhnya dia gunakan untuk meminta-minta. Pada waktu itu Pengemis itu sedang meminta kepada seorang mahasiswa yang sedang duduk-duduk di Warung kopi. Seraya berkata “Mas,,Minta sedekahnya….”..tanpa berpikir panjang si Mahasiswa tersebut langsung memberikan sedekahnya. Setelah sedekah diberikan kemudian mahasiswa ini bertanya kepada pengemis itu : "Pak,,Mohon maaf sebelumnya…kenapa Bapak tidak mencari pekerjaan lain aja….Bukankah apa yang bapak lakukan ini adalah perbuatan yang kurang baik?”

Kemudian pengemis itu menjawab :”Yaa bagaimana Lagi mas, memang Takdirnya begini, mungkin saya memang diTakdirkan Tuhan menjadi pengemis(Tuhan yang disalahin karena sudah ngasih takdir yang jelek)”.

Dari kasus dia atas, Orang itu beranggapan bahwa kehidupannya saat ini adalah kehendak Tuhan semata. Tanpa ada Usaha, tanpa ada pengorbanan untuk menjadi lebih baik. Dan tidak memanfaatkan apa yang diberikan Tuhan kepadanya berupa SDM yang sempurna ini, jadi kayaknya :

Nasib ---> bisa dirubah
Takdir ---> tidak bisa dirubah
Nasib ---> tidak melekat permanen pada seorang manusia
Takdir ---> sudah ada pada seorang manusia sejak lahir
Nasib ---> contohnya sudah berusaha belajar masih dapat nilai buruk
Takdir ---> contohnya sudah cantik, baik, lembut, tulus tetapi tidak / belum dapat jodoh. Atau dalam berumah tangga tidak harmonis sehingga bercerai (siratan takdir hehehe) Contoh lain: mati

Mudah-mudahan kita termasuk Orang yang bersyukur atas nikmat Tuhan yang telah diberikan kepada kita. Sehingga kita mampu mengoptimalkan SDM yang kita miliki untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama yaa..

Lihat juga :  Motivasi Kuat

Apakah Nostradamus seorang INDIGO ?


Tak peduli bagaimana orang-orang membicarakan Nostradamus dan astrologi, buku ramalannya telah dicetak ulang selama lebih dari 400 tahun !

Ini mungkin terasa mengejutkan, tetapi kata “Nostradamus” adalah salah satu nama yang paling dicari di Internet, bahkan lebih populer dibanding Osama Bin Laden atau Madonna dan Hery Suyanto. Apa yang ingin diketahui orang2 di abad ini tentang Nostradamus dan ramalannya?

Peneliti Sejarah, ahli yang paling terkemuka dalam karya Michel de Nostredame di Rusia, Alexey Penzensky, mengatakan bahwa selama lebih dari 400 tahun penelitian resmi tidak menunjukkan perhatian apa pun terhadap karya-karya Nostradamus. Nostradamus tenggelam dalam sejarah hanya sebagai seorang peramal. Kita mengetahui sedikit tentang ramalan Leonardo da Vinci tetapi mengetahui dengan sempurna dan baik tentang pengobatannya, kebudayaan dan prestasi-prestasi teknik mesin dan rancang-bangun; bagi Nostradamus, ia dikenal hanya dalam hubungan dengan kebatinan.

Paranormal amatir dengan seketika menyadari bahwa mereka mempunyai kesempatan yang sangat bagus untuk menganggap apa yang mereka inginkan dari setiap pernyataan Nostradamus. Pada akhir abad yang ke-16, ada upaya untuk menggunakan pernyataan Nostradamus demi tujuan politik. Tergantung atas kepentingan politik, sebagian orang sering menafsirkan beberapa ramalan seperti yang telah dibuat oleh Nostradamus.

Alexey Penzensky mengatakan bahwa sebagai tambahan terhadap ramalan Nostradamus juga telah disusun syair-syair, tetapi orang-orang menemukan syair-syair itu aneh karena gaya telegraf yang tidak biasa dari Nostradamus. Itu hanyalah pada abad-abad yang lalu dimana syair-syairnya mendapat penghargaan atas tren baru dalam literatur yang muncul pada masa itu.

Guillaume pollinaire, salah satu penyair terbesar Perancis abad ke-20 menyebut Nostradamus sebagai penyair agung. Akhirnya, ahli bahasa dan sejarawan menyadari bahwa ramalan-ramalan Nostradamus adalah sebuah karya besar sepanjang jaman. Tak peduli bagaimana orang-orang membicarakan Nostradamus dan astrologi, buku ramalannya telah dicetak ulang selama lebih dari 400 tahun yang mana memberikan banyak inspirasi kepada kita.

Para peneliti telah berusaha melakukan studi ilmiah terhadap hasil karya Nostradamus sejak dahulu, bahkan sebelum Revolusi Perancis. Baru-baru ini, para peneliti yang mempelajari karya-karya Nostradamus menemukan beberapa penerbitan tanpa nama pada sebuah majalah Perancis dimana ramalan-ramalan Nostradamus ditelaah dalam konteks jaman dan kebudayaan dimana ramalan-ramalan tersebut dibuat dengan tidak berhubungan dengan masa depan.

Apakah maksud utama dari ramalan-ramalan Nostradamus? Banyak peneliti telah mengambil suatu kesimpulan bahwa Nostradamus ingin menekankan bahwa sejarah berulang.

Hanya sedikit karya ilmiah mengenai Nostradamus. James Randi dengan The Mask of Nostradamus: The Prophecies of the World’s Most Famous Seer (Ramalan-ramalan dari Peramal Paling Terkenal Dunia) adalah salah satunya tetapi buku tersebut tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia (juga bahasa Indonesia– red). Randi menyatakan bahwa Michel Nostradamus adalah seorang dukun atau orang gila dan tidak mempercayai dirinya sendiri terhadap apa yang dilakukannya. Bagaimanapun juga, tulisan-tulisan yang ditinggalkan oleh Nostradamus setelah kematiannya menunjukkan dia tidaklah gila sama sekali.

Ketika Uni Soviet runtuh pada awal tahun 1990, media Soviet melaporkan bahwa menurut dugaan, Nostradamus telah meramalkan bahwa Uni Soviet akan berakhir setelah 73 tahun 7 bulan. Tentu saja, dalam sebuah pesan kepada King Henry II, Nostradamus meramalkan muncul Anti-Kristus di suatu hari dekat dengan tanggal gerhana 12 Oktober 1605. Dan Nostradamus bukan satu-satunya orang yang meramalkan adanya anti-Kristus pada periode itu.

Dalam karyanya, Nostradamus tidak memakai permainan huruf dan kata-kata atau nama-nama rahasia. Sering terjadi ketika seorang tukang penyusun huruf merancukan nama-nama perkotaan kecil dan desa. Yang mengejutkan adalah Nostradamus tidak menyebutkan misalnya tempat-tempat seperti Novgorod, Berlin, Warsawa atau Krakow pada saat ketika orang-orang sudah mengetahui tempat-tempat itu. Tetapi peramal menyebutkan banyak perkotaan kecil dimana sangat sulit untuk ditemukan pada peta-peta detail sekarang ini.

Nostradamus mempunyai sebuah perpustakaan terdiri dari sekitar 50 jilid buku atau lebih yang mana tidak khas bagi orang-orang yang bukan berasal dari bangsawan. Ia mempunyai suatu buku petunjuk yang menyebutkan perkotaan-perkotaan kecil di Perancis. Sayangnya, banyak komentator tidak berhasil menemukan nama-nama yang disebutkan di dalam karya-karya Nostradamus adalah nama-nama asli dari kota-kota di Perancis.

Untuk beberapa alasan, dunia tahu sedikit tentang nabi biarawan Rusia Avel yang memprediksikan penggulingan keluarga Kerajaan Romanovs lebih dari satu abad sebelum terjadian nyata. Alexey Penzensky mengatakan bahwa ramalan-ramalan tentang legenda Avel tidak ditulis selama masa hidupnya sehingga mereka tidak dapat mempelajari secara ilmiah. Sangat banyak ramalan-ramalan legenda di Barat. Adalah penting bahwa ramalan-ramalan Nostradamus dipublikasikan pada tahun 1555. Pada waktu yang sama, banyak ramalan-ramalan yang dipublikasikan telah dilupakan di Barat. Penata tulisan Nostradamus membuat karya Nostradamus menjadi sangat populer.

▶Sahabat Inidigo ini ramalan2 Nostradamus untuk abad-20

1.Kemungkinan akan meletusnya Perang Dunia Ke-III (Kitab: Armageddon)
Peperangan ini akan memaksa seluruh bangsa untuk terjun ke dalamnya. Ratusan juta bangkai manusia akan memenuhi bumi. Darah menganak sungai, jeritan perih memenuhi angkasa. Pada saat itu, nyawa manusia tidak akan ada harganya sama sekali. Seluruh bangsa akan mengerahkan seluruh kemampuan militernya, Kavaleri, Artileri dan Infanteri. Negara-negara kuat akan menggunakan senjata paling mutakhirnya. Perang ini akan merenggut korban jauh lebih besar dari 2 perang sebelumnya.(peristiwa ini sinyalir akan muncul pertama kalinya dari Timur Tengah).

2.Bencana global dasyat yang akan melanda seluruh bangsa
[Ini didasarkan atas kuatrain yang ditemui di Century IV ayat 67]
Periode kekacauan dimulai dengan masa masa pergeseran geologis bumi,Gempa,Letusan gunung berapi,dan gangguan sistem cuaca menjadi tanda alam yg mengkhawatirkan. Akibatnya bencana kelaparan terjadi dimana mana sementara di belahan bumi lain terjadi BENCANA BANJIR!.Bangsa-bangsa MAKMUR khususnya bangsa barat akan menjadi lemah. Mereka akan dikalahkan oleh SIPIL dan orang akan berebut ke tempat yg dipenuhi air. Kekuasaan AMERIKA SERIKAT akan takluk oleh bencana alam yg maha dashyat. Secara ekonomi, AS akan mengalami kebangkrutan dan tiga negara besar lain akan mengirim bantuan untuk sipil yang menderita.

3.Kemunculan kembali raja teror
[Ini didasarkan atas kuatrain yang ditemui di Century VIII ayat 29]
Pada saat rakyat di seluruh bangsa mengalami kesulitan yang begitu sangat, khususnya di negara berkembang,Raja teror akan muncul sebagai Hero yangg taktik sebenarnya hanyalah perbudakan bagi orang yg ditolong. Raja teror akan menggunakan bencana alam sebagai peluang merobohkan kekuasaan pemerintah. Timur Tengah dijadikan basis aksi.

4.Raja Teror akan menguasai Timur Tengah (IRAN)
[Ini didasarkan atas kuatrain yang ditemui di century II ayat 23 dan 81]
Raja teror akan mengambil alih pemerintahan Iran dengan menggunakkan jebakan melalui tokoh-tokoh politik. Pengkhianatan akan muncul dan terjadi perang sipil disana, seorang wakil akan muncul namun akan terbunuh ketika Iran diambil alih. Kekuasaan raja teror akan melakukan ekspansi besar-besaran hingga ke eropa kemudian ke Mediterania. Dia juga akan menyatukan AFRIKA UTARA yg bersimpati karena latar budaya dengan Asia dan Timur Tengah.

5.Munculnya perselisihan di kalangan pemimpin dunia ke-3 (Negara-negara miskin) [century III ayat 60]
Seorang pemuda berkulit hitam akan muncul sebagai pemimpin di negara dunia ke-3 dengan tujuan menyatukan negara-negara tersebut untuk bersama-sama melawan negara maju khususnya diseputar Laut Adriatik,Kaspia dan Israel.(ditegaskan oleh Mc Clellan banyak ramalan Nostradamus yang mengarah ke arah ini…)

6.Pembunuhan terhadap beberapa tokoh penting dunia
Dalam ramalannya yang kabur, Nostradamus sama sekali tidak menyebutkan secara rinci mengenai tokoh-tokoh penting dunia yang dimaksud!

7.Terbunuhnya George Walker Bush
Vitalnya pengaruh serta keterlibatannya dalam masalah Timur Tengah diduga akan berakhir dengan kematiannya.

8.Munculnya Ibu Keserakahan
Sebagian menduga bahwa yang dimaksud dalam ramalan ini adalah Cindy Sheehan seoraang aktvis anti perang dan penentang aktif atas kebijaksanaan Bush, penyebabnya adalah karena anaknya terbunuh saat menjalankan instruksi langsung Bush atas invansi ke wilayah Irak. Dirinya saat ini menjadi sorotan publik yang haus info, popularitas pun berhasil dimilikinya, namun semua itu tidaklah cukup untuk mengganti anaknya yg telah hilang. Jika ayat ini menjadi kenyataan, maka CindySheehan akan merancang skenario demonstrasi massal di Washington dan meluas menjadi kerusuhan besar dan membuat teroris yng menyamar menjadi pelajar dengan mudah menjalankan aksinya.

9.Kemunculan Lady Diana
Peringatan 10 tahun kematian Lady Diana akan terjadi kesuraman dimana letusan Gunung Yellowstone akan menghantui seluruh rakyat Inggris. Dalam ramalannya, Pada Oktober 2008 nanti akan muncul sebuah cahaya api dengan bayangan menyerupai seorang wanita, ditempat cahaya (pemakaman Lady Diana) tersebut muncul secara jelas Lady Diana. Ribuan orang akan datang menyaksikan peristiwa ini dan saat itu pula Lady Diana menyampaikan pesan pesannya kepada dunia.

10.Perang Antar Pendeta
Hanya sebagian yang membenarkan kejadian panampakan Lady Diana tersebut, peristiwa ini akan memicu terjadinya peperangan atau tepatnya konflik antara Pendeta, antara Pendeta yang percaya dan menganggap hal ini sebagai Mu’jizat Tuhan dan yang tidak. Konflik beda faham ini, pada puncaknya akan menimbulkan pertumpahan darah di kalangan gereja dan tidak sedikit pendeta yang terbunuh.

Nostradamus (lahir 14 Desember 1503 – meninggal 2 Juli 1566 pada umur 62 tahun) adalah nama Latin dari Michel de Nostredame, yang merupakan pengarang ramalan ternama di dunia. Nostradamus terkenal dengan hasil karyanya berjudul Les Propheties yang terbit untuk pertama kalinya pada tahun 1555 : SAMPAI SAAT INI BELUM TERBUKTI SEBAGAI ANAK/ ORANG INDIGO .. gitu aja cerita nya ..

Senin, 05 Oktober 2015

Manfaat Sperma Untuk Wanita

Peneliti dari State University of New York menemukan wanita yang terlibat dalam seks tanpa menggunakan kondom justru cenderung menunjukkan gejala-gejala depresi yang lebih sedikit dibandingkan wanita yang "biasanya" atau "selalu" menggunakan kondom.
Manfaat Luar Biasa Air Mani Buat Wanita Seks tanpa menggunakan kondom ternyata membuat wanita lebih sehat, asalkan dilakukan dengan pasangan setianya. Karena air mani yang disemprotkan pria punya manfaat anti depresi bagi wanita. 

Sebaliknya, wanita yang aktif secara seksual namun menggunakan kondom saat bercinta justru memiliki kadar depresi yang sama dengan wanita yang jarang bercinta. Hasil tes kognitif wanita yang bercinta tanpa kondom pun jauh lebih baik daripada wanita yang melakukan seks dengan kondom. Hal ini didapatkan berkat senyawa kimia yang ada dalam sperma pria. Kesimpulan ini didapatkan setelah peneliti menyurvei 293 wanita dan membandingkan kehidupan seksual responden dengan kesehatan mentalnya. 

Senyawa kimia dalam cairan mani yang didapat langsung wanita saat bercinta seperti dilansir dari zeenews, mempunyai manfaat: 
1. Mampu meningkatkan suasana hati dan perasaan kasih sayang (hormon kortisol dan oksitosin). 
2. Air mani juga mengandung sedikitnya tiga jenis antidepresan, salah satunya adalah thyrotropin-releasing hormone. 
3. Selain itu, air mani juga mengandung melatonin (meningkatkan kualitas tidur) hingga serotonin (salah satu jenis antidepresan neurotransmiter terbaik). 

Untuk memastikan temuannya, peneliti Gallup dan Burch bersama psikolog Steven Platek pun melibatkan 293 responden wanita yang bersedia mengisi kuesioner tentang berbagai aspek seputar kehidupan seksualnya. Setiap partisipan juga menjalani Beck Depression Inventory, sebuah metode yang biasa digunakan untuk mengukur gejala-gejala depresi yang dialami seseorang. Meski begitu bukan berarti seks tanpa kondom dapat dibenarkan karena kondom berfungsi mencegah penyebaran berbagai penyakit menular seksual dan mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. 

Kalaupun ingin melakukannya, lakukan sesekali saja sebagai bentuk variasi bercinta Anda dengan pasangan.Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Archives of Sexual Behaviour. Semoga info ini bermanfaat jagalah kesehatan anda, jangan sering2 ganti pasangan dan PHP, dapat berdampak buruk (sekali) !

Selasa, 29 September 2015

Baret


Seneng kalau lihat orang pakai topi berupa BARET, kesannya gimana gitu.. Belakangan ini hampir semua unit di TNI saya lihat sudah punya baret khas satuannya. Kepraktisan baret telah lama membuatnya menjadi salah satu item pakaian seragam militer dan seragam lainnya.

Di antara beberapa contoh bersejarah terkenal adalah tentara Skotlandia, yang memakai topi biru pada abad ketujuh belas dan kedelapan belas, Volontaires Cantabres, sebuah pasukan Perancis yang tumbuh di negara Basque pada tahun 1740-an hingga 1760-an, juga mengenakan baret biru, dan pemberontak Carlisme, dengan baret merah mereka, pada tahun 1830-an di Spanyol. Baru-baru ini, pada tahun 1950-an unit Pasukan Khusus Angkatan Darat AS mulai memakai baret hijau sebagai penutup kepala, yang secara resmi diadopsi pada tahun 1961 dengan unit tersebut menjadi dikenal sebagai "Green Berets", dan pasukan khusus tambahan di Angkatan Darat, Angkatan Udara AS dan pasukan lainnya juga mengadopsi baret sebagai tutup kepala khas.

Jumat, 18 September 2015

Ketakutan adalah musuh dalam selimut


Teks gambar di atas (supaya dapat diterjemahkan): Jalan keberhasilan ini adalah milik anda. Pada saat anda menyadari bahwa anda bertangung jawab penuh pada segala sesuatunya dan anda menemukan jalan anda sendiri. Di saat itulah anda menyadari kebebasan dan hilangnya ketakutan. Hanya anda yang mampu memikul hidup anda bukan orang lain. Bila anda menganggap hidup adalah suatu tugas, tunaikanlah. Bila anda menganggap hidup adalah beban, pikullah.  Bila anda menganggap hidup adalah harta karun yang tak terhingga, berbahagialah. Kerjakan yang terbaik dari diri anda. Tujuan hidup akan anda temukan saat anda menjalani perjalanan anda. Dan yang terpenting,  anda tak akan menemukan apa-apa bila diam tak melakukan sesuatu pun.

Ketakutan adalah suatu tanggapan emosi terhadap ancaman. Takut adalah suatu mekanisme pertahanan hidup dasar yang terjadi sebagai respons terhadap suatu stimulus tertentu, seperti rasa sakit atau ancaman bahaya. Beberapa ahli psikologi juga telah menyebutkan bahwa takut adalah salah satu dari emosi dasar, selain kebahagiaan, kesedihan, dan kemarahan.

Rabu, 16 September 2015

Tombol Dislike Tidak akan dihadirkan di FB !



Pertanyaan apakah akan ada tombol Dislike di Facebook terjawab sudah. Pekan lalu, pendiri Facebook Mark Zuckerberg menegaskan bahwa Facebook tidak akan membuat tombol Dislike. Namun ia juga mengatakan bahwa Facebook mempertimbangkan cara lain untuk membantu pengguna mengekspresikan emosinya selain dengan Like. Hmm, apa artinya akan ada tombol serupa Dislike ya?

Dalam “Q&A with Mark,” Zuckerberg mengatakan bahwa orang kadang-kadang membaca posting yang sedih atau topik-topik sensitif dan ingin meresponnya dengan sesuatu selain tombol Like. Facebook, tambahnya, sedang memikirkan cara untuk membantu pengguna melakukannya. Namun ia tidak memberikan detailnya.

Yang jelas, para pengiklan kurang suka dengan tombol Dislike yang bisa mempengaruhi tingkat penjualan. Para pengguna juga mengatakan bahwa tombol Dislike bisa dipakai sebagai sarana mem-bully di antara para remaja.

Tapi mungkin memang tidak perlu membuat semua percakapan menjadi tombol-tombol dan emotikon. Toh seperti ditunjukkan Zuckerberg, sudah ada sarana yang bagus untuk mengekspresikan pendapatmu di Facebook, yakni fitur Comment.

PP (photo profil) facebook bakal bisa berganti secara periodik


Sekarang fb sedang menguji fitur baru pada penyematan foto profil (profil picture/PP). Saya baca dari Nextren The Verge, pengguna bisa memilih "foto periodik" dan "foto permanen" untuk menampilkan diri di jejaring sosial tersebut. Hal ini juga untuk menanggapi banyaknya gerakan sosial atau isu massa yang bertebaran di internet. "Pengguna kerap menggunakan foto profil untuk mendukung satu isu, menggerakkan massa dan merayakan hari spesial. Makanya fitur ini kami kembangkan," kata perwakilan Facebook.

Senin, 14 September 2015

Tips belajar dari pengalaman

Sejak SD kita sudah sering mendengar ungkapan “Pengalaman adalah guru terbaik”. Biasanya, ungkapan ini muncul ketika kita mengalami sebuah kejadian ataupun peristiwa yang kemudian menuntut kita untuk merefleksikan kegagalan yang kita alami, mengambil pembelajaran atas pengalaman tersebut untuk tidak mengulanginya di lain waktu.
Masalahnya, apa proses-proses yang harus kita lewati untuk bisa belajar dari pengalaman. Mungkin sederhana saja, jika kita mengalami lagi peristiwa yang sama, kita cukup tidak melakukan lagi ‘kesalahan’ yang pernah kita lakukan. Apakah itu cukup?

Setidaknya ada 3 proses belajar dari pengalaman. Mulai dari mengalami, merefleksikan pengalaman, dan kemudian memodifikasinya. Bagi sebagian orang proses merefleksikan sebuah pengalaman bukanlah hal yang mudah dilakukan. Mungkin, sangat mudah menjelaskan kronologis sebuah peristiwa yang menimpanya, namun tidaklah mudah ketika sampai pada pembelajaran yang didapatkan dari peristiwa tersebut. Biasanya, banyak orang terjebak dengan ‘dampak langsung’ dari sebuah kejadian atau peristiwa, sehingga pembelajaran yang dilihat tidak terlalu mendalam.


Misalnya, pembelajaran yang diperoleh A dari kegagalannya memenangkan lomba memasak nasi goreng, adalah kurang memperhatikan takaran garam yang tepat, sehingga masakan nasi gorengnya terlalu asin. Jika mendapatkan kesempatan mengikuti lomba memasak nasi goreng lagi, apa yang A akan lakukan? Respon cepat atas pertanyaan ini adalah A akan membuat takaran khusus garam, sehingga nasi gorengnya tidak ke-asin-an.

Apakah jika sudah mengenggam strategi itu, maka A akan terjamin ‘lepas’ dari kegagalan yang lain? Saya kira tidak. Potensi kegagalan dalam hal-hal yang lain tetap akan mengancam dan bisa terjadi kembali. Tentunya, ini bukan seperti itung-itungan matematis, jika kemarin A, hanya melakukan 1 kesalahan, maka pada percobaan berikutnya, ia cukup fokus pada kesalahan tersebut, agar tidak terulangi lagi.

Mengambil pemebelajara atas ke-asin-an nasi goreng tersebut tidak cukup hanya melihat dari faktor garam yang berlebih. Namun, sangat penting membawanya ke ranah yang lebih luas, dengan memunculkan pertanyaan-pertanyaan kritis. Misalnya, Bagian mana dari proses memasak nasi goreng yang membuat A tidak memberikan takaran garam yang pas? Adakah hal-hal yang menggangu A ketika memasak? Apakah A memberikan porsi perhatian yang proporsional diantara setiap proses memasak yang dilakukan? Ataukah ada proses perencanaan yang kurang lengkap? Dengan memunculkan berbagai pertanyaan kritis tersebut, A memiliki gambaran yang lebih lengkap atas peristiwa yang dialami.

Dari sini, ketika mau menarik pembelajarannya, A akan memiliki lebih banyak pilihan solusi dan perspektif pembelajaran. Kira-kira refleksi pembelajarannya akan berbunyi seperti ini: “Nasi goreng yang ke-asin-an tidak hanya karena takaran garam yang terlalu banyak. Bagaimanapun, taburan garam ke dalam masakan, adalah bagian dari proses memasak secara keseluruhan. Sehingga, faktor-faktor lain dari proses memasak tetap harus menjadi perhatian. Mulai dari perencanaan, urutan memasukkan bumbu ke dalam masakan, konsentrasi dan fokus yang memasak, dan seterusnya.”

Jadi, ketika masuk ke dalam fase modifikasi, proses setelah refleksi atas pengalaman, A mempunyai keleluasaan untuk merekonstruksi proses memasak yang ia lakukan. Tidak melulu fokus pada ke-asin-an masakan, namun juga berpikir bagaimana mempertahankan performanya dalam mengeksekusi setiap proses memasak yang ia lakukan. Jangan sampai A terlena. Meskipun, satu pembelajaran atas kegagalan di masa lalu ‘tertutupi’, namun kegagalan memberikan perhatian dan fokus yang setara diantara semua proses yang ada, bisa menyebabkan munculnya ‘kegagalan baru’.

Untungnya, tidak ada yang salah dari sebuah pengalaman. Apapun pengalamannya, selalu ada pembelajaran yang bisa dipetik. Tentunya, kemampuan kita merefleksikan pengalaman yang kita alami sangat menentukan kualitas pembelajaran yang bisa kita ambil. Disinilah, ‘belajar dari pengalaman’ tidak akan bisa menjadi guru terbaik, jika kita tidak bisa memaksimalkan proses refleksi atas pengalaman yang kita alami, mengambil pembelajaran atasnya, dan memunculkan opsi-opsi untuk memodifikasinya menjadi pengalaman baru yang lebih kontekstual tentunya.

Jumat, 28 Agustus 2015

Kisah Sri Sultan Hamengku Buwono IX

Banyak kisah mistis dari mendiang Sultan Hamengku Buwono IX yang amat menarik bagi orang yang memercayainya, khususnya orang2 dari suku Jawa. Beberapa kisah menarik dan terkesan ghaib bagi orang yang awam misalnya seperti beberapa kisah di bawah ini. Banyak kalangan meyakini berbagai hal mistis dan misterius pernah terjadi pada Sultan Hamengku Buwono IX. Meski demikian, Sultan memang tak banyak bicara tentang pengalaman batin yang dialami. Tapi orang lain menyaksikan banyak kejadian di luar nalar yang berkaitan dengan Dorodjatun (nama kecil Sultan).

1. Sultan Bertemu Nyi Kidul pada Bulan Purnama

Ia mengatakan pernah bertemu satu kali dengan Ratu Kidul. Kisah itu diungkap Sultan kepada tim penyusun buku Tahta untuk Rakyat. "Percaya atau tidak itu terserah masing-masing, tapi begitulah adanya," ujar Sultan, yang dituturkan kembali oleh Atmakusumah Astraatmadja (penyunting buku).

Ratu Kidul dan Sri Sultan HB IX
Pertemuan antara raja dan ratu itu terjadi di Parangkusumo. Hamengku Buwono IX, dalam Tahta untuk Rakyat, mengatakan, "Pada bulan purnama, Eyang Ratu Rara Kidul tampak sangat cantik."Konon "perkawinan" antara raja Jawa dan Ratu Laut Kidul adalah bentuk imbal jasa dari kemenangan Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Islam, atas Arya Penangsang. Aryo Penangsang adalah Bupati Jipang Panolan yang telah membunuh Sunan Prawoto, raja terakhir Kesultanan Demak.

Jumat, 21 Agustus 2015

Aldo juga belajar dari situs2 internet

Remaja asal Sukoharjo, Aldo Meyolla Geraldino, menjadi mahasiswa termuda di Universitas Gadjah Mada tahun akademik 2015/2016. Remaja 14 tahun itu berhasil menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran di kampus tersebut. Aldo diyakini memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata. Meski demikian, dia tetap tidak kehilangan jiwanya sebagai seorang remaja. "Dia tetap merupakan seorang remaja meski telah menjadi seorang mahasiswa," kata ayahnya, Masoed, saat ditemui di rumahnya, Rabu, 19 Agustus 2015. Anak keduanya itu tetap suka bermain seperti kebanyakan remaja lain.

Minggu, 16 Agustus 2015

40 kata gaul dan alay yang populer di dumay

1. ALAY : Singkatan dari Anak Layangan, yaitu orang-orang kampung yang bergaya norak. Alay sering diidentikkan dengan hal-hal yang norak dan narsis.
2. KOOL : Sekilas cara membacanya sama dengan “cool” (keren), padahal kata ini merupakan singkatan dari KOalitas Orang Lowclass, yang artinya mirip dengan Alay
3. LEBAY : Merupakan hiperbol dan singkatan dari kata “berlebihan”. Kata ini populer di tahun 2006an. Kalo tidak salah Ruben Onsu atau Olga yang mempopulerkan kata ini di berbagai kesempatan di acara-acara di televisi yg mereka bawakan, dan biasanya digunakan untuk “mencela” orang yang berpenampilan norak.
4. JAYUS : Saya tadinya mengira kata ini merupakan singkatan, namun setelah saya telusuri, ternyata bukan. Arti sebenarnya adalah lawakan atau tingkah laku yang maunya melucu tapi tidak lucu.
Istilah Jayus populer di tahun 90an dan masih sesekali digunakan di masa kini. Dari cerita mulut ke mulut, konon ada seorang anak di daerah Kemang bernama Herman Setiabudhi yang kerap dipanggil Jayus oleh teman2nya. Jayus sendiri adalah nama ayah dari Herman (lengkapnya Jayus Kelana) yang seorang elukis di kawasan Blok M. Herman alias Jayus terkenal sebagai anak yang sering melawak tapi lawakannya kerap kali tidak lucu.
------------------------

Menjaga Hubungan Agar Tetap Harmonis

Sahabat, banyak postingan/TS/ stts di sosial media yg mengarah kepada problem rumah tangga, ada yg menjadi korban dan dikorbankan oleh pasangan hidupnya.  Wajar2 saja, saya juga begitu, selama bertahun hidup berumah tangga selalu ada konflik dari yg paling kecil sampai yang paling serius, tapi begitulah namanya hubungan ada putus nyambungnya kan ? Nah tips saya ini mungkin bisa dipraktekkan utk menjaga agar hubungan tetap aman terkendali..


1. Tetap Harmonis dengan Saling Menghormati. Ini point pertama yang harus dilakukan oleh seluruh pasangan suami istri yang ada di dunia tanpa terkecuali. Menghormati adalah salah satu cara kita memberi posisi tertinggi setelah Tuhan dan orang tua di hati kita. Menghormati keberadaan suami atau istri yang mendampingi kita akan membuat pasangan kita merasa dihargai. Tidak peduli apakah Anda lebih tua atau lebih muda dibandingkan pasangan Anda, yang terpenting perilaku saling menghormati antara Anda dan pasangan harus tercipta dan terjaga. Menjaga nama baik dan harga diri pasangan Anda adalah salah satu cara dari sikap saling menghormati.

2. Saling Pengertian. Banyak kasus perceraian terjadi dikarenakan kurangnya rasa pengertian masing-masing pihak. Suami atau istri akan merasa sulit menerima kekurangan dan kelebihan pasangan apabila rasa saling pengertian tidak tumbuh di hati. Padahal sejatinya, ketika memutuskan berumah tangga tentu masing-masing pihak telah siap menerima segala kekurangan dan kelebihan pasangan dalam perjalanan mengarungi biduk rumah tangga. Bila rasa saling pengertian tidak ada di hati suami atau istri, maka sudah bisa dipastikan bahwa rumah pertengkaran akan sering terjadi dan rumah tangga menjadi jauh dari suasana harmonis. Sebaiknya, mulailah menerima pasangan Anda dalam segala kondisi terburuk sekalipun. Bila ada kekurangan pada diri pasangan Anda, maka tutupilah kekurangan tersebut dengan kelebihan yang Anda miliki.

3. Komunikasi Lancar Menjaga Hubungan Tetap Harmonis. Komunikasi adalah cara paling mudah untuk mengetahui apa yang sedang dirasakan oleh pasangan Anda. Komunikasi yang lancar akan membuat pasangan suami istri menjadi terbuka dalam segala hal, tidak ada maksud tersembunyi yang akan memicu timbulnya kecurigaan pasangan Anda. Komunikasi yang lancar juga melatih Anda dan pasangan untuk menjadi pendengar yang baik. Komunikasikan apa saja yang tengah Anda rasakan kepada pasangan dengan bahasa yang mudah dimengerti. Jangan sungkan atau ragu untuk membicarakan segala sesuatu kepada pasangan Anda, karena bila Anda dan pasangan telah resmi menjadi suami istri, itu artinya pasangan Anda seharusnya adalah orang yang paling dekat dan paling tahu luar dalam tentang diri Anda.

4. Ciptakan Romantisme. Menjaga Hubungan Harmonis Suami Istri. Suasana romantis akan tercipta bila Anda memiliki sikap yang romantis kepada pasangan Anda. Siapapun akan sepakat bahwa sikap dan suasana romantis yang tercipta adalah faktor pendukung terciptanya hubungan yang harmonis. Siapa yang tidak senang bila pasangannya sangat berbakat menciptakan suasana romantis berdua? Memang tidak semua orang berbakat menciptakan suasana-suasana yang romantis untuk pasangannya, bahkan beberapa pasangan justru gagal menciptakan keromantisannya. Namun yakinlah, semua orang punya sisi-sisi romantis tersendiri. Bedanya, ada yang menonjol ada pula yang tidak terlihat. Bakat-bakat sikap romantis tetap ada pada diri masing-masing individu. Tidak perlu repot menyusun suatu kegiatan yang bersifat romantis untuk pasangan Anda. Hal-hal kecil yang bisa menyenangkan hati pasangan Anda pun akan terasa romantis apabila Anda tulus melakukannya. Misalnya, bangunkan pasangan dari tidurnya dengan sebatang bunga mawar merah atau secangkir kopi hangat, menyelipkan surat berisi pesan cinta di saku kemeja kerjanya, atau membisikkan kalimat “I love you” di telinganya saat beranjak tidur.

5. Saling Memberi Pujian. Memberi pujian kepada pasangan Anda membantu terciptanya hubungan yang harmonis dalam ikatan suami istri. Jangan sungkan untuk saling berbagi pujian kepada pasangan Anda. Memuji akan membuat perasaan pasangan Anda berbunga-bunga. Memuji juga akan membuat pasangan Anda merasa dihargai oleh pasangannya. Dengan saling memuji, setiap pasangan akan merasa menciptakan “prestasi” tersendiri untuk pasangannya. Anda bisa memberi pujian terhadap hasil masakan istri Anda, memberi pujian kepada suami bila ia telah berhasil memperbaiki alat rumah tangga yang rusak, atau bahkan pujian-pujian kecil yang berada pada anggota tubuh pasangan Anda. Misalnya, memuji hidungnya yang mancung, memuji bulu matanya yang lentik atau memuji susunan giginya yang rapi.

6. Dengan Saling Menguatkan Hubungan Suami Istri Akan Tetap Harmonis. Saling menguatkan juga merupakan point penting membangun hubungan yang harmonis antara suami dan istri. Ketika salah satu pasangan tengah berada dalam kondisi kesulitan, maka idealnya pasangannya menjadi penguat dan penyemangat bagi pasangannya yang kesulitan tersebut. Seringkali yang terjadi justru sebaliknya. Banyak pasangan yang enggan terlibat dalam kondisi kesulitan yang tengah dihadapi pasangannya. Ia justru menghindar karena menganggap bahwa kesulitan yang dihadapi pasangannya akan mengurangi sisi-sisi kebahagiaan dan kesenangannya. Padahal sesungguhnya, ketika bersedia menjadi pasangan suami istri dalam ikatan pernikahan yang sah, itu artinya sepasang suami istri harus rela bersama-sama terlibat dalam kondisi suka dan duka.

7. Hubungan Harmonis tak lepas dari Saling Mendoakan Antara Keduanya. Hubungan suami istri yang harmonis tidak akan tercipta tanpa peran serta doa di dalamnya. Ritual saling mendoakan akan membuat masing-masing pasangan menjadi merasa sangat penting di mata pasangannya. Menyelipkan doa-doa untuk pasangan Anda juga akan membuat pasangan Anda menyadari bahwa pasangan Anda benar-benar mencintai Anda. Libatkan selalu keberadaan Tuhan di tengah-tengah rumah tangga Anda. Dengan demikan diharapkan kebaikan-kebaikan akan selalu hadir di tengah-tengah keluarga sehingga keharmonisan antar suami dan istri tetap terjaga.

Penyebab Hubungan Suami Istri Tidak Harmonis

Ketidakberhasilan sebagian pasangan suami istri memelihara hubungan yang harmonis terjadi karena beberapa sebab. Adapun penyebab-penyebab yang harus Anda hindari agar suasana harmonis tidak terganggu antara lain adalah:

1. Jangan egois! Egois adalah biang keributan dimanapun. Rasa ingin menang sendiri, ingin selalu dimengerti, ingin selalu diperhatikan tanpa mau melakukan hal yang sama pada pasangan, dan rasa ingin selalu benar menjadi faktor dominan tercetusnya pertengkaran demi pertengkaran. Sikap egois bisa tumbuh pada diri siapa saja, baik itu pada diri istri maupun pada diri suami. Bila sikap ini terus-menerus Anda terapkan dalam menjalani hubungan suami istri, sudah bisa dipastikan pasangan Anda akan enggan menjalani hubungan yang lebih lama lagi bersama Anda. Perceraian akan menjadi pilihan yang paling sering diambil bila salah satunya tidak bisa meredam sifat egoisnya.

2. Jangan membanding-bandingkan! Hindari sikap membanding-bandingkan antara pasangan Anda dengan orang lain. Masih mending bila Anda membandingkan kelebihannya dengan kekurangan yang dimiliki orang lain. Namun bila sebaliknya? Tentu Ini akan membuat pasangan Anda menjadi berkecil hati. Syukuri saja bagaimana adanya kondisi pasangan Anda dan yakin bahwa di setiap kekurangannya selalu ada kelebihannya. Membanding-bandingkan pasangan dengan orang lain justru akan membuat pasangan Anda merasa tidak lebih baik mendampingi Anda. Bisa-bisa pasangan Anda akan memilih meninggalkan Anda bila Anda terlalu sibuk membanding-bandingkannya dengan orang lain.

3. Jangan over protektif! Sayang sih boleh sayang, cinta sih boleh cinta. Tapi itu tidak menjadi alasan bahwa Anda berhak menguasai seluruh aktivitas pasangan Anda dengan dalih perlindungan kasih sayang! Anda boleh melindungi pasangan Anda bila Anda merasa sesuatu itu mengancam keselamatan dan kehormatannya. Namun bukan berarti hal-hal kecil pun harus berada dalam pengawasan Anda hingga membuat pasangan Anda merasa diperlakukuan seperti anak kecil. Percayakan saja apa yang dilakukannya. Bila Anda mencurigai apa yang tengah dilakukannya berbahaya, silahkan komunikasikan sebaik-baiknya.

4. Jangan berbohong! Jangan sekali-kali Anda membiasakan diri membohongi pasangan Anda demi sesuatu yang hasilnya hanya akan Anda nikmati sendiri. Membohongi pasangan sama artinya menyelingkuhi pasangan dari apa yang tidak ia ketahui. Bila Anda ingin berbohong, lakukan kebohongan yang tujuannya untuk kebahagiaan yang bisa dirasakan bersamanya. Misalnya Anda membohongi pasangan Anda demi keberhasilan rencana kejutan yang Anda buat untuk merayakan ulang tahunnya. Berbohong seperti itu justru akan membuat pasangan seperti itu akan membuat pasangan senang karena ada sisi-sisi romantis yang bisa dirasakan oleh Anda dan pasangan.

5. Jangan menunjukkan "kemesraan" percakapan dengan pihak ke-3 dihadapan pasangan masing2. Terkadang seseorang terlalu asyik menunjukkan hal ini dihadapan pasangannya, hal ini yang lama kelamaan akan menyulut rasa kecewa yang berkepanjangan. Jujur saja, saya sedang mencari cara untuk menetralisir diri agar tidak terpengaruh oleh hal ini. Tapi apa daya, saya belum mampu melepaskan diri dari fenomena ini !!

Semoga dengan mengaplikasikan tips-tips di atas bersama pasangan, Anda bisa menciptakan hubungan yang harmonis sepanjang waktu bersama pasangan Anda. Selamat mencoba!

Kamis, 13 Agustus 2015

Siapa Sosok Pria dalam Iklan dan Bungkus Rokok ?

Setiap mau merokok seperti ada yang mengganjal di benak saya, ada sesuatu yang terkesan horor !! Kesel juga sih, kenapa di setiap iklan dan bungkus rokok favorit saya dia selalu ada bersama dua tengkorak ?



Selasa, 11 Agustus 2015

Membully di sosial media Indonesia bisa dipenjara 6 tahun penjara dan denda Rp.1 Milyar !

Terkadang kita begitu bebas mengetik postingan dan komen, ada yg cuma teks ada juga yang pakai foto/gambar. Padahal sesuai UU ITE ada hal2 yg bisa dikenai penjara 6 tahun dan denda Rp.1 Milyar. Supaya kita tau sedikit sebaiknya belajar dari kasus yg pernah terjadi aja yaaa ..

1. Kasus yang paling anyar, adalah kasus pencemaran nama baik artis Prilly Latuconsina. Sebelum melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya, Prilly juga sempat membicarakan kasus ini pada media. Menurutnya, pelaku yang menyebarkan foto bugil dirinya benar-benar amatiran karena hasil kerjanya benar-benar tidak sempurna. Nah sekarang si pengunggah foto bugilnya lagi diproses secara hukum !!

2. Kasus pencemaran pak Jokowi oleh tukang sate. MA, 24 tahun, ditahan di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia karena dituduh menghina Presiden Joko Widodo di media sosial Facebook. Penahanan MA, warga Ciracas, Jakarta Timur, telah dilakukan dan berakhir dengan happy ending karena sudah selesai di Istana, MA malah dikasih amplop berisi uang oleh pak Jokowi !!
Tapi serem  kalau melihat ceritanya : Penangkapan MA berawal pada Kamis pagi, 23 Oktober 2014. Empat laki-laki berpakaian sipil mendatangi rumah MA. Mereka menanyakan beberapa hal, kemudian langsung menciduk MA dan ke Mabes Polri. "Setelah pemeriksaan selama 24 jam, MA ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat siang keesokan harinya," tutur Irfan. MA dijerat beberapa pasal berlapis, yaitu pasal pencemaran nama baik dalam Undang-Undang ITE dan UU Pornografi. Ancaman hukuman untuk MA mencapai 10 tahun penjara. wuihh !! bukan 6 tahun malah 10 tahun ancaman hukumannya ..

3.  Wisni Yetty, dipidana 5 bulan penjara karena didakwa melakukan percakapan asusila di Facebook. Ia resmi mengajukan banding melalui Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin, 6 April. Di tingkat Pengadilan Negeri Bandung Wisni divonis dengan pidana penjara 5 bulan dan denda Rp 100 juta subsider enam bulan karena melangar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Putusan tersebut jauh lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut Wisni dengan hukuman penjara 4 bulan denda Rp 10 juta.

Masih banyak lagi kasus2 lainnya yangg bergulir dari dunia maya ke dunia nyata. Para pembully dan hatters bisa dilacak dengan cepat, jadi tidak benar kalau ada akun FB / Twitter /Instagram bisa lolos dari pelacakan para pakar cyber kepolisian, begitu aja infonya ya .. selanjutnya terserah anda.  Mau bermain cantik apa mau bermain ngeri2 sedap dan berakhir di ranah hukum !!

Sabtu, 08 Agustus 2015

Sejarah Bendera Negara



Bendera Negara Republik Indonesia, yang secara singkat disebut Bendera Negara adalah Sang Saka Merah Putih, Sang Merah Putih, Merah Putih, atau kadang disebut Sang Dwiwarna (dua warna). Bendera Negara Sang Merah Putih berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang serta bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama.



Warna merah-putih bendera negara diambil dari warna panji atau pataka Kerajaan Majapahit yang berpusat di Jawa Timur pada abad ke-13. Akan tetapi ada pendapat bahwa pemuliaan terhadap warna merah dan putih dapat ditelusuri akar asal-mulanya dari mitologi bangsa Austronesia mengenai Bunda Bumi dan Bapak Langit; keduanya dilambangkan dengan warna merah (tanah) dan putih (langit). Karena hal inilah maka warna merah dan putih kerap muncul dalam lambang-lambang Austronesia — dari Tahiti, Indonesia, sampai Madagaskar.

Lambang Negara Indonesia


Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Lambang negara Indonesia berbentuk burung Garuda yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan (dari sudut pandang Garuda), perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu” ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno, dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat tanggal 11 Februari 1950. Lambang negara Garuda Pancasila diatur penggunaannya dalam Peraturan Pemerintah No. 43/1958.

Setelah Perang Kemerdekaan Indonesia 1945-1949, disusul pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda melalui Konferensi Meja Bundar pada tahun 1949, dirasakan perlunya Indonesia (saat itu Republik Indonesia Serikat) memiliki lambang negara. Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M A Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Poerbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah

Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M Yamin. Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M. Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari yang menampakkan pengaruh Jepang.

Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Mereka bertiga sepakat mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan "Bhineka Tunggal Ika".Tanggal 8 Februari 1950, rancangan lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan kembali, karena adanya keberatan terhadap gambar burung Garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap terlalu bersifat mitologis.

Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali-Garuda Pancasila. Disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri. AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Dep Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS pada tanggal 11 Februari 1950. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih "gundul" dan tidak berjambul seperti bentuk sekarang ini. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes Jakarta pada 15 Februari 1950.

Soekarno terus memperbaiki bentuk Garuda Pancasila. Pada tanggal 20 Maret 1950 Soekarno memerintahkan pelukis istana, Dullah, melukis kembali rancangan tersebut; setelah sebelumnya diperbaiki antara lain penambahan "jambul" pada kepala Garuda Pancasila, serta mengubah posisi cakar kaki yang mencengkram pita dari semula di belakang pita menjadi di depan pita, atas masukan Presiden Soekarno.

Dipercaya bahwa alasan Soekarno menambahkan jambul karena kepala Garuda gundul dianggap terlalu mirip dengan Bald Eagle, Lambang Amerika Serikat. Untuk terakhir kalinya, Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara. Rancangan Garuda Pancasila terakhir ini dibuatkan patung besar dari bahan perunggu berlapis emas yang disimpan dalam Ruang Kemerdekaan Monumen Nasional sebagai acuan, ditetapkan sebagai lambang negara Republik Indonesia, dan desainnya tidak berubah hingga kini.

Sejarah nama INDONESIA

Nama INDONESIA berasal dari berbagai rangkaian sejarah yang puncaknya terjadi di pertengahan abad ke-19. Catatan masa lalu menyebut kepulauan di antara Indocina dan Australia dengan aneka nama, sementara orang Tionghoa menyebut kawasan ini sebagai Nan-hai ("Kepulauan Laut Selatan"). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara ("Kepulauan Tanah Seberang"), nama yang diturunkan dari kata dalam bahasa Sanskerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa ("Pulau Emas", diperkirakan Pulau Sumatera sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.

Indonesia
Bangsa Arab menyebut wilayah kepulauan itu sebagai Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan, benzoe, berasal dari nama bahasa Arab, luban jawi ("kemenyan Jawa"), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatera. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil "orang Jawa" oleh orang Arab, termasuk untuk orang Indonesia dari luar Jawa sekali pun. Dalam bahasa Arab juga dikenal nama-nama Samathrah (Sumatera), Sholibis (Pulau Sulawesi), dan Sundah(Sunda) yang disebut kulluh Jawi ("semuanya Jawa").

Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari orang Arab, Persia, India, dan Tiongkok. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah Hindia. Jazirah Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang", sementara kepulauan ini memperoleh namaKepulauan Hindia (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau Hindia Timur (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales).

Nama lain yang kelak juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais). Unit politik yang berada di bawah jajahan Belanda memiliki nama resmi Nederlandsch-Indie (Hindia-Belanda). Pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur) untuk menyebut wilayah taklukannya di kepulauan ini.

Eduard Douwes Dekker (1820-1887), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah memakai nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan Indonesia, yaitu "Insulinde", yang artinya juga "Kepulauan Hindia" (dalam bahasa Latin "insula" berarti pulau). Nama "Insulinde" ini selanjutnya kurang populer, walau pernah menjadi nama surat kabar dan organisasi pergerakan di awal abad ke-20.

Pada 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA, BI: "Jurnal Kepulauan Hindia dan Asia Timur"), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris,George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.

Dalam JIAEA volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations ("Pada Karakteristik Terkemuka dari Bangsa-bangsa Papua, Australia dan Melayu-Polinesia"). Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain.

Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia ("nesos" dalam bahasa Yunani berarti "pulau"). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dari Bahasa Inggris): "... Penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu masing-masing akan menjadi "Orang Indunesia" atau "Orang Malayunesia"".

Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (sebutan Srilanka saat itu) dan Maldives (sebutan asing untuk Kepulauan Maladewa). Earl berpendapat juga bahwa bahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini. Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.

Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago ("Etnologi dari Kepulauan Hindia"). Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan yang sekarang dikenal sebagai Indonesia, sebab istilah Indian Archipelago ("Kepulauan Hindia") terlalu panjang dan membingungkan. Logan kemudian memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.

Hal itu membuktikan bahwa sebagian kalangan Eropa tetap meyakini bahwa penduduk di kepulauan ini adalah Indian, sebuah julukan yang dipertahankan karena sudah terlanjur akrab di Eropa. Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia): "Earl menyarankan istilah etnografi "Indunesian", tetapi menolaknya dan mendukung "Malayunesian". Saya lebih suka istilah geografis murni "Indonesia", yang hanya sinonim yang lebih pendek untuk Pulau-pulau Hindia atau Kepulauan Hindia"

Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi.

Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel ("Indonesia atau Pulau-pulau di Kepulauan Melayu") sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara di kepulauan itu pada tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indië tahun 1918. Pada kenyataannya, Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.

Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 ia mendirikan sebuah biro persdengan nama Indonesische Persbureau. Nama Indonesisch (pelafalan Belanda untuk "Indonesia") juga diperkenalkan sebagai pengganti Indisch ("Hindia") oleh Prof Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander ("pribumi") diganti dengan Indonesiër ("orang Indonesia")..

Pada dasawarsa 1920-an, nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. Sebagai akibatnya, pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.

Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging) berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.

Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya, "Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia-Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air pada masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesiër) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."

Di Indonesia Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama "Indonesia".

Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa, dan bahasa pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda. Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; parlemen Hindia-Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama Indonesië diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Permohonan ini ditolak.

Sementara itu, Kamus Poerwadarminta yang diterbitkan pada tahun yang sama mencantumkan lema nusantara sebagai bahasa Kawi untuk "kapuloan (Indonesiah)". Pendudukan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942 melenyaplah nama "Hindia-Belanda". Pada tanggal 17 Agustus 1945, menyusul deklarasi Proklamasi Kemerdekaan, lahirlah Republik Indonesia.