Kamis, 16 April 2015

UN 2015 Dibocorkan Via Google Drive

Surati Google, Mendikbud minta link soal UN ditutup .. kasus selesai ?
Bocoran soal Ujian Nasional tingkat sekolah menengah atas (SMA) yang diunggah ke Google Drive diakui oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan sebagai soal yang dipakai pada tes tahun 2015. Soal itu merupakan 0,25% dari seluruh varian soal yang dicetak pihak Kemendikbud.

Bocoran soal UN SMA tahun 2015 itu dibagikan melalui sebuah laman pribadi dengan alamat pak-anang.blogspot.com. Situs itu telah membagikan link menuju file berlabel 'Dokumen Rahasia' itu sejak beberapa waktu lalu melalui akun sosial media Twitter maupun Facebook miliknya.

Pemilik blog itu terlihat sangat gencar dalam membagikan berbagai pembahasan soal ujian nasional baik berupa soal try out maupun berupa pembahasan bocoran. Hampir di setiap status jejaring sosial Facebook milik Pak Anang berisi pembahasan soal yang akan dihadapi para siswa.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti siapa sosok Pak Anang penyebar bocoran soal UN tersebut. Berdasakan biodata yang tertera di profil laman blog pribadinya, Pak Anang mencantumkan diri sebagai pria yang berada di bdiang pendidikan. Di halaman itu pula ia menuliskan dirinya berada di kota Gresik, Indonesia.

Pihak Kepolisian mengaku akan terus melakukan penelusuran terkait berbagai kecurangan dan kebocoran soal UN yang terjadi pada tahun 2015 ini. Kemungkinan, pihak kepolisian juga akan melakukan penelusuran terhadap pembocor melalui link Google Drive ini.

Belum diketahui pula apakah Pak Anang merupakan pembocor satu-satunya soal UN yang tersebar melalui internet maupun sumber soal yang dibocorkannya melalui layanan penyimpanan data dari Google tersebut.

Memang, pelaksanaan UN setiap tahunnya dilakukan dengan pengawalan ketat dan melibatkan pihak kepolisian agar tiap soal yang akan diujikan kepada siswa tetap terjaga kerahasiaannya. Namun, kehadiran teknologi sepertinya perlu menjadi bagian dari pengamanan yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengamankan soal Ujian Nasional.

Mendikbud Anies Baswedan mengirimkan surat kepada Google Inc terkait kebocoran soal Ujian Nasional (UN) melalui Google Drive, aplikasi penyimpan data online yang diciptakan perusahaan asal AS tersebut. Surat dikirimkan pada 13 April 2015 ke kantor Google di 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA94043, USA.

Anies menjelaskan bahwa ada sebagian materi UN yang diunggah oleh seseorang ke Google Drive. Padahal, materi tersebut adalah rahasia negara yang diatur oleh Permendikbud Nomor 5 Tahun 2015 pasal 23 ayat 5 dan UU Keterbukaan Informasi Publik pasal 17 J dan pasal 54.

Dalam surat itu, Menteri Anies juga mengirimkan link atau URL tempat data itu tersimpan di Google Drive. "Dengan ini kami memohon kepada Google Inc untuk mengambil langkah penting dengan menutup akses ke semua dokumen ini," tulis Anies.

Anies juga menjelaskan bahwa peserta UN dari SMA yang digelar pada 13-17 April 2015 adalah sekitar 2,8 juta siswa. "Oleh karenanya, saya membutuhkan bantuan Anda untuk menyediakan semua informasi tentang jumlah traffic, download, dan semua data yang berguna untuk mengambil langkah lebih jauh dari aksi kriminal ini," ujar Anies.

Kepada Google, Anies juga menjelaskan, pihaknya telah menempuh langkah hukum terkait kebocoran soal UN lewat aplikasinya. "Jadi bantuan Anda dalam waktu dekat akan sangat kami hargai," tutup Anies dalam suratnya.

Semalam, sejumlah petugas dari Bareskrim Polri menggeledah kantor Percetakan Negara, Jakarta Pusat, terkait kebocoran soal UN ini. Polisi menduga karyawan BUMN tersebut yang mengunggah soal UN ke Google Drive. Dalam penggeledahan itu, polisi membawa sejumlah bukti dan saksi untuk diperiksa lebih lanjut.