Jumat, 01 Mei 2015

Melihat Isi Bagasi Mobil Presiden yuuuk..

PRESIDEN Joko Widodo memang berbeda dari sejumlah presiden Indonesia lainnya. Termasuk tingkah lakunya yang terkadang di luar kebiasaan seorang kepala negara. Presiden yang lebih dikenal dengan sapaan Jokowi itu  tak ragu-ragu menyulap mobil kepresidenan mewah tunggangannya menjadi tempat angkut barang. Bukan barang biasa yang dibawanya, melainkan oleh-oleh untuk masyarakat yang ditemuinya saat kunjungan kerja ke daerah maupun saat blusukan.

Buah tangan itu adalah kaos dengan motif garis-garis warna-warni dan buku-buku tulis. Barang bawaan Jokowi itu ditaruh bertumpuk-tumpuk di bagasi mobil Mercedes Benz anti-peluru tunggangannya.
Itu pula yang terlihat saat Jokowi berkunjung ke Ungaran, Jawa Tengah, Rabu (29/4) untuk menghadiri acara groundbreaking rumah susun bagi buruh dan pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) di sebuah pabrik tekstil. Begitu usai menghadiri acara inisi, Jokowi menyempatkan diri mampir ke bagasi mobilnya bersama sejumlah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Bagasi pun dibuka dan di dalamnya ada banyak kaos warna-warni serta buku tulis. Dengan cekatan dan tanpa canggung, Jokowi  langsung mengambil buku dan kaos itu untuk dibagikan pada warga yang mengerumuninya.
"Jangan rebutan, semua dibagi, semua dapat," kata Jokowi sambil tertawa pada anak-anak yang mengerumuninya.
Seolah tak ada jarak yang memisahkan presiden dari anak-anak dan para ibu rumah tangga berdaster yang menemui mantan gubernur DKI Jakarta itu.  Hampir semuanya bersalaman maupun mencium tangan Jokowi.


"Ini sudah biasa, kalau presiden keluar kota pasti bawa buku tulis dan baju untuk warga. Dibagikan ke semua warga di jalan," ujar salah satu anggota rombongan kepresidenan yang enggan disebutkan namanya.
Menurutnya, buku dan baju yang disiapkan bisa mencapai ratusan. Barang bawaan Jokowi itu lantas diletakkan di bagasi mobil hitam mengilap berpelat Indonesia I itu.

Saat Jokowi membagi buku dan kaos untuk warga, tampak para Paspampres sibuk menjaganya dari jangkauan tangan warga yang ingin menggapainya dari dekat. Meski dijaga ketat oleh puluhan anggota Paspampres, Jokowi terlihat tidak ingin menghindar dari warga. Ia justru mendekat dan berjabat tangan dengan siapapun yang ditemuinya.

Bukan hanya di sekitar tempat acara ia membagikan buah tangan itu. Jokowi terkadang juga meminta mobil yang membawanya berhenti mendadak di suatu tempat yang tak terprediksi sebelumnya karena ia ingin membagi buku sekaligus berinteraksi dengan warga.
Alhasil, kesibukan pun terlihat di antara rombongan Paspampres yang mendampinginya. Sebagian Paspampres sibuk melindunginya dari warga yang berusaha mendekat, sementara yang lainnya sigap  mengambil buku dan kaos dari bagasi mobil.

"Presiden memang senang menyapa warga, jadi ya harus menunggu sampai selesai," imbuh anggota tim kepresidenan tersebut.
Wajah bahagia dan girang pun terpancar dari warga yang mendapatkan buah tangan dari presiden, terutama anak-anak dan remaja. "Terima kasih, Pak Jokowi. Datang lagi, Pak," teriak anak-anak yang mendapatkan beberapa buku tulis.
Ratusan kamera handphone pun dibidikkan ke arah mantan wali kota Solo itu. Warga ingin mengabadikan wajah sang presiden dari dekat saat membagikan buku untuk warganya.

Dengan kemeja putih lengan digulung dan celana hitam yang seolah menjadi stelan wajib Jokowi, wajah bapak tiga anak itu menghiasi handphone warga yang ditemuinya.
Saat perjalanan kunjungan kerja usai, bagasi mobil presiden pun terlihat kosong. Habis sudah semua buah tangan yang disiapkannya. Di kunjungan daerah lainnya, bagasi mobil kepresidenan itu siap terisi kembali buah tangan Presiden Jokowi untuk masyarakat.

Komentar nenek tua di sana : Yo ngono iku mas Jokowi, gak podo karo liyane (ya begitu pak Jokowi, berbeda sama Presiden lainnya )