Sabtu, 14 Mei 2016

Merasa terjatuh/tersandung menjelang terlelap tidur ?

Seringkali ketika kita menjelang  terlelap dalam tidur, kita tiba-tiba terbangun dan merasa seperti jatuh .  Apa yang terjadi? Apakah ini sebuah penyakit yang mengerikan? Fenomena ini ternyata cukup wajar terjadi dan biasa disebut sebagai hypnic jerk . Tapi kenapa kita bisa merasa seperti terjatuh saat tidur?


Dari hasil penelitian para blogger , ternyata hal itu cuma permainan otak kita. Ada teori yang mengatakan bahwa hypnic jerk terjadi karena otak kita sedang diperebutkan oleh dua sistem saraf.  Faktanya kita terbangun sidak dikontrol oleh satu sistem saraf saja, ibarat tombol lampu di rumah kita. Katanya, ya katanya para ahli .. di dalam otak kita terdapat saraf ventrolateral preoptic nucleus atau VLPO (disingkat, capek ngetiknya ) yang bertugas mengatur rasa kantuk kita dan ada saraf Reticuler Activating System yang bertugas mengatur rasa bangun kita !

Kedua sistem saraf ini saling berlomba (kayak 17-an Agustus gitu) saling tarik menarik untuk mengontrol rasa kantuk dan bangun kita. Kemudian, saat saraf VLPO berusaha menidurkan kita, kadangkala sistem saraf Reticuler Activating System belum sepenuhnya ter-non-aktifkan. Kadangkala ia sedikit aktif kembali, sehingga menyebabkan kita terbangun dengan rasa seperti mau jatuh… Sehingga terjadilah fenomena hypnic jerk yang kadang-kadang memang bikin kita jantungan..

Ada juga teori lain mengatakan kalau hypnic jerk terjadi karena refleks masa lalu kita sebagai manusia purba. Menurut teori ini, saat menjadi manusia purba, kita terbiasa tidur di atas pohon dan harus menjaga diri agar tidak terjatuh Saat posisi tidur kita tidak tepat atau mau terjatuh, otot kita saat itu langsung refleks menimbulkan rasa jatuh, sehingga kita jadi terbangun. Refleks seakan terjatuh ini, terus diwariskan kepada kita hingga kini, dan akan kita wariskan ke anak cucu kita juga hahahaha ..


Nah, pada akhirnya kita tahu duduk masalahnya kan ? Satu misteri sudah kita buat terang benderang. Ternyata otak kita suka iseng juga ya, tapi nggak apa, yang paling penting kita tidur di tempat yang seharusnya. Jangan tidur di atas pohon seperti manusia purba karena mungkin bukan mengalami hypnic jerk tapi  malah jatuh ke bawah (sampai sekarang belum ada yang jatuh ke atas).

Terimakasih sudah membaca artikel ini, jangan kebanyakan tidur atau tidur di kebun/pohon tinggi yaaaaaaaa .. 


╭∩╮(︶︿︶) Baca juga : ╭∩╮
Mimpi Tentang Pacar