Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Mei 2015

Rahasia senyuman monalisa ..

 

Siapa yang tak terpesona dengan lukisan 'Mona Lisa Smile'? Sejumlah ilmuwan seni asal Prancis berhasil memecahkan sejumlah rahasia di balik pesona karya legendaris Leonardo da Vinci itu.

Para pakar dari Pusat Penelitian dan Restorasi Museum Prancis itu menemukan bahwa lukisan da Vinci dilakukan dengan teknik lapis ekstratipis. Da Vinci menerapkan 30 lapisan untuk lukisannya yang mengagumkan. Setiap lapis hanya setebal 40 mikrometer, setengah dari ketebalan rambut.

"Teknik itu disebut sfumato," kata salah satu peneliti, Philippe Walter. Teknik itulah yang membuat da Vinci berhasil menciptakan ilusi dan bayangan menakjubkan dalam lukisannya.

Tak hanya lukisan 'Mona Lisa Smile', tim juga meneliti enam lukisan karya da Vinci lainnya yang seluruhnya tersimpan di museum Louvre. Penelitian dilakukan dengan teknis X-ray fluorescence spectroscopy untuk mempelajari lapisan cat dan komposisi kimianya.

Mereka membawa peralatan berteknologi tinggi itu ke museum saat tutup dan mengamati wajah potret ', yang merupakan simbol dari Sfumato. Proyek ini dikembangkan melalui kerjasama dengan European Synchrotron Radiation Facility di Grenoble.

"Sekarang kita bisa mengetahui campuran pigmen yang digunakan da Vinci untuk setiap lapisan lukisannya," kata Walter. "Dan, itu sangat, sangat penting untuk memahami teknik ini."

Analisis dari sejumlah lukisan itu mengungkap bahwa da Vinci terus mencoba metode baru dalam setiap karyanya. Dalam 'Mona Lisa Smile', da Vinci menggunakan oksida mangan untuk menciptakan dimensi. Ia juga menggunakan tembaga, bahkan glasir.

Catatan sejarah mengungkap, 'Mona Lisa Smile' adalah lukisan Lisa Gherardini, istri Francesco del Giocondo, seorang pedagang asal Florence. Da Vinci mulai melukis itu pada tahun 1503. Giorgio Vasari, pelukis abad ke-16 dan penulis biografi da Vinci dan seniman lainnya, menulis bahwa da Vinci menyempurnakan lukisan itu selama empat tahun.

Minggu, 19 April 2015

Banggalah menjadi seorang Indonesia !

Supaya lebih bangga menjadi orang Indonesia, saya mau cerita tentang Minions dulu ya .. pernah lihat karakter kartun ini ?
Para Minions yang beraksi kocak dengan bahasa aneh dalam Despicable Me berhasil merenggut atensi moviegoers di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Bisa dibilang, popularitas makhluk mini ini melesat berbarengan dengan kokohnya dua jilid Despicable Me di tangga box office. Nah, jika kamu termasuk fans Minions, maka ada 10 fakta penting tentang makhluk tersebut yang patut diketahui. Berikut fakta-fakta makhluk yang menjadi kaki tangan Gru paling loyal ini.

1. Disuarakan oleh Pierre Coffin & Chris Renaud
Pierre Coffin dan Chris Renaud tak hanya piawai sebagai sutradara. Mereka ternyata juga mengisi suara para Minion. Semua berawal ketika Coffin tengah bingung saat suara Gru tidak berjalan baik. Coffin yang merupakan anak dari sastrawan terkenal Indonesia NH Dini itu kemudian masuk untuk tes suara.
"Aku bilang pada Chris Malendri (Pendiri Illumination Film dan produser Despicable Me), 'Biar aku coba, ini tak akan menjadi resmi, ini hanya menunjukkan kepada siapapun yang akan mengatur suaranya," ucap Coffin.
Namun ketika ia meminta Chris mendengarkan tes suara itu, sang produser langsung berkata,
"Kamu akan jadi pengisi suara para Minion."

2. Minion Gunakan Bahasa Prancis, Spanyol dan Nama Makanan
Untuk menciptakan suara Minion, Coffin menggunakan bahasa Indian, Prancis, Inggris, Spanyol dan Italia. "Banyak juga referensi dari makanan," ucap Coffin. Renaud menambahkan, "Sebagai contoh ada kalimat 'poulet tiki masala' adalah bahasa Prancis untuk hidangan ayam khas Indian.

3. Ada Minion Jahat di 'Despicable Me 2'
"Dengan gaya rambut yang liar dan gigi besar, (Minion jahat) adalah kebalikan dari minion kuning yang lucu," ucap produser Janet Healy.
"Ungu dan kuning adalah adalah sisi berlawanan dari spektrum warna. Sementara Minion baik
sebagian besar botak, (sementara) mereka benar-benar berbulu. Mereka sebenarnya sedikit menakutkan ... tapi dengan cara yang menyenangkan. "

4. Ide Awal Membuat Minion Jahat
Chris Renaud berkisah tentang asal mula tercetusnya ide membuat Minion menjadi jahat.
"Ada cerita kartun Looney Tunes Clasic saat Tweety Bird minum Jekyll dan Hyde formula hingga kemudian menjadi monster besar yang berbulu," ujar Renaud.
"Sesuatu yang lucu berasal dari sesuatu yang mengerikan, merupakmerupakan pemikiran menarik. Kami selalu tertawa karena para Minion, meskipun mereka Minion yang bekerja untuk orang jahat, tidak benar-benar jahat sama sekali," tambahnya.

5. Kenapa Evil Minions Berwarna Ungu, Bukan Merah?
Produser Despicable Me 2, Janet Healy, bilang bahwa gaya rambut tidak teratur dan giginya yang besar, maka Evil Minions merupakan antitesa dari Minions kuning yang imut itu. Warna ungu dan kuning sendiri berada dalam sisi yang berlawanan dalam spektrum warna.

6. Spin Off Minion
Universal Pictures dan Illumination Entertainment rencananya akan membuatkan film sendiri bagi para karakter kuning lucu berjudul 'Minions' . Kisah para Minion akan dikembangkan dalam spin offnya bertajuk MINIONS. Film yang dibesut oleh Pierre Coffin dengan Kyle Balda tersebut bakal rilis pada 19 Desember 2014. Dikabarkan, Sandra Bullock dan Jon Hamm akan terlibat dalam departemen pengisi suara.

7. Berapa Jumlah Minions?
Menurut pengakuan Pierre Coffin, jumlah Minions yang ada dalam semesta ceritaDespicable Me sebanyak lebih dari 899. Para Minions itu memiliki nama yang lazim kita dengar dalam bahasa Inggris, seperti Larry, Dave, Kevin, Jerry, Stuart, Mark, Tim, Jorge, Carl, Bob, Tom, Steve, atau Phil.

8. Maskot Illumination Entertainment
Minions sudah resmi menjadi maskot Illumination Entertainment, studio animasi CGI milik Universal Pictures yang membuat dua jilid Despicable Me.

9. Menyukai Seni
Minion sangat meyukai dunia seni dan merasa segala hal yang berhubungan dengan bokong adalah hal yang lucu. Mereka juga senang meludah, dan menyukai kaki katak serta kelinci.

10. Senang Berjabat Tangan dan Saling Menampar Sesama minion sangat senang berjabat tangan dan saling menampar. Jika tubuh mereka diguncang-guncangkan dapat berfungsi sebagai tongkat bersinar ditempat yang gelap.

Trus hebatnya di mana ?
Pierre-Louis Padang Coffin adalah animator dan sutradara Perancis. Ia lahir tanggal 1 November 1967 dari pasangan Yves Coffin, seorang diplomat Perancis, dan Nh. Dini, penulis ternama asal Indonesia. Ia bersekolah di Gobelins di Paris dan mengawali kariernya di Amblimation, studio animasi 2D di London. Di sana ia mengerjakan We're Back! A Dinosaur's Story besutan Steven Spielberg. Ia kemudian menjadi animator lepas di studio CGI Perancis Ex Machina sebagai animator, pengawas animasi, dan sutradara. Setelah itu, ia dan Chris Renaud berkolaborasi dengan Passion Pictures Paris dan Mac Guff dalam proyek film fitur animasi CGI Despicable Me (2010) pesanan Universal. Ia juga mengisi suara untuk beberapa tokoh figuran. Pierre Coffin juga membuat animasi berjudul Pings (film animasi penguin yang dilukai atau dibunuh).
Pada tahun 2013, Coffin dan Renaud menjadi sutradara Despicable Me 2. Ia dan Kyle Balda akan menyutradarai film pecahan Despicable Me, Minions (2014).
 

 


Menjelang rilis film animasi Despicable Me 2 lalu, sempat beredar kabar yang menarik perhatian penonton di Tanah Air, yakni sang sutradara Pierre Coffin ternyata anak dari NH Dini, salah satu novelis terkemuka Indonesia.

Tidak hanya itu, Pierre Coffin ternyata juga memasukkan bahasa Indonesia dalam bahasa Minions yang merupakan karakter di dalam film tersebut. Hal itu diungkapkan Coffin dalam wawancara yang dilansir situs VOA Indonesia.

"Bahasa Indonesia menurut saya adalah bahasa yang sangat indah, seperti alunan musik. Ketika saya menyuarakan Minions dalam film Despicable Me, saya menggunakan berbagai bahasa. Setiap kata-kata lucu saya gunakan dengan cara menarik. Mungkin Anda mendengar saya menggunakan kata 'terima kasih'," ujarnya.Ia mengatakan, bahasa Minions adalah campuran berbagai bahasa yang dia sukai, seperti Spanyol, Italia, Inggris, Indonesia, dan juga Yunani. Namun, yang lebih ditekankan adalah sonority atau resonansi suaranya sehingga tidak lugas.

"Bahasa Minions tidak bisa dimengerti, tapi diketahui dari bagaimana suaranya, proyeksinya, bagaimana membaca kalimatnya karena semua sudah saya tulis. Yang utama adalah penyampaiannya, bukan arti kata-katanya," ungkapnya.

Despicable Me 2 melanjutkan sukses film animasi Despicable Me pada 2010. Film ini menceritakan Gru dan para Minion atau pasukan makhluk kuning berbentuk seperti kapsul yang bekerja untuknya. Gru yang merupakan mantan penjahat kelas kakap yang bisa mencuri bulan bertobat dan menjadi orang baik. Hatinya terpikat tiga bocah yatim piatu, Agnes, Edith, dan Margo.

Pada sekuel terbaru ini, cerita dibuka dengan kemunculan penjahat lain yang mampu mencuri laboratorium pengembang zat berbahaya. Bangunan besar itu disedot sebuah magnet raksasa, lenyap di angkasa. Pada saat yang sama, Gru sibuk dengan kerepotan mengasuh tiga anak yang ia adopsi. Sementara itu, para Minion dan Dr Nefario—yang dulu membuat senjata untuk Gru—sibuk dengan uji coba produksi selai yang tak kunjung sukses.

Kesempatan kembali beraksi datang ketika Gru direkrut oleh Badan Antikejahatan untuk mencari tahu siapa si penjahat dan menangkapnya. Cerita berkembang menarik karena Gru jatuh hati kepada Lucy, agen yang ditugaskan mendampinginya, padahal reputasinya berkencan dengan perempuan sangat buruk. Di sisi lain, para Minion diculik si penjahat.

Film ini sukses menyuntikkan emosi melalui tiga anak perempuan Gru dan dinamika hubungan mereka dengan si ayah yang mantan penjahat itu. Tak kalah menarik, kesuksesan teknologi animasi membuat bukan hanya mata besar Agnes yang sangat kuat memuat ekspresi, melainkan juga wajah-wajah para Minion yang bentuknya serupa pil besar itu. Bentuk-bentuk yang aneh, menggemaskan. Manusiawi. Mungkin itu yang membuat film ini mengundang tawa.
 
 
 

Senin, 13 April 2015

Editan Photoshop yang GAGAL sepanjang masa !

Software Photoshop memang jadi tren karena kemampuannya mengedit gambar sesuai dengan keinginan. Dari noda jerawat, wajah bulat, sampai bentuk tubuh pun bisa tertutupi dan berubah sempurna dengan software yang satu ini. Meski jadi software penyempurna tampilan foto namun mengoperasikannya butuh skill dan juga kejelian untuk membuatnya seolah nyata bukan?


Tapi orang-orang ini mungkin sudah berusaha keras membuat gambar mereka sempurna, hanya saja mereka tidak sabar dan langsung menguploud di media sosial sebelum mengecek kesempurnaannya. Dan hasilnya bukannya dapat pujian mereka malah berakhir jadi malu.


Jumat, 03 April 2015

Seni dan Kebudayaan Suku Betawi

Seni dan Budaya asli Penduduk Jakarta atau Betawi dapat dilihat dari temuan arkeologis, semisal giwang-giwang yang ditemukan dalam penggalian di Babelan, Kabupaten Bekasi yang berasal dari abad ke 11 masehi. Selain itu budaya Betawi juga terjadi dari proses campuran budaya antara suku asli dengan dari beragam etnis pendatang atau yang biasa dikenal dengan istilah Mestizo . Sejak zaman dahulu, wilayah bekas kerajaan Salakanagara atau kemudian dikenal dengan "Kalapa" (sekarang Jakarta) merupakan wilayah yang menarik pendatang dari dalam dan luar Nusantara, Percampuran budaya juga datang pada masa Kepemimpinan Raja Pajajaran, Prabu Surawisesa dimana Prabu Surawisesa mengadakan perjanjian dengan Portugal dan dari hasil percampuran budaya antara Penduduk asli dan Portugal inilah lahir Keroncong Tugu.
Suku-suku yang mendiami Jakarta sekarang antara lain, Jawa, Sunda, Melayu, Minang, Batak, dan Bugis. Selain dari penduduk Nusantara, budaya Betawi juga banyak menyerap dari budaya luar, seperti budaya Arab, Tiongkok, India, dan Portugis.
Suku Betawi sebagai penduduk asli Jakarta agak tersingkirkan oleh penduduk pendatang. Mereka keluar dari Jakarta dan pindah ke wilayah-wilayah yang ada di provinsi Jawa Barat dan provinsi Banten. Budaya Betawi pun tersingkirkan oleh budaya lain baik dari Indonesia maupun budaya barat. Untuk melestarikan budaya Betawi, didirikanlah cagar budaya di Situ Babakan.

Bahasa

Sifat campur-aduk dalam bahasa Betawi atau Melayu Dialek Jakarta atau Melayu Batavia adalah cerminan dari kebudayaan Betawi secara umum, yang merupakan hasil dari asimilasi kebudayaan, baik yang berasal dari daerah-daerah lain di Nusantara maupun kebudayaan asing.

Ada juga yang berpendapat bahwa suku bangsa yang mendiami daerah sekitar "Kalapa" (sekarang Jakarta) juga dikelompokkan sebagai suku Betawi awal (proto Betawi). Menurut sejarah, Kerajaan Tarumanagara, yang berpusat di Sundapura, pernah diserang dan ditaklukkan oleh kerajaan Sriwijaya dari Sumatera. Oleh karena itu, tidak heran kalau penduduk asli Betawi yang pada awalnya berbahasa Kawi dan mendiami daerah sekitar pelabuhan Sunda Kalapa (jauh sebelum Sumpah Pemuda) sudah menggunakan bahasa Melayu, bahkan ada juga yang mengatakan suku lainnya semisal suku Sunda yang mendiami wilayah inipun juga ikut menggunakan Bahasa Melayu yang umum digunakan di Sumatera dan Kalimantan Barat, penggunaan bahasa ini dikarenakan semakin banyaknya pendatang dari wilayah Melayu lainnya semisal Kalimantan Barat dikarenakan dianggap abainya Syailendra ketika dimintai tolong oleh Sriwijaya untuk menjaga wilayah perairan laut sebelah barat Sungai Cimanuk sebagai hasil Perjanjian Damai Sriwijaya - Kediri yang dimediasi oleh China yang kemudian dijadikan sebagai bahasa nasional.

Karena perbedaan bahasa yang digunakan antara suku Betawi dengan suku Sunda diwilayah lainnya tersebut maka pada awal abad ke-20, Belanda menganggap orang yang tinggal di sekitar Batavia sebagai etnis yang berbeda dengan etnis Sunda dan menyebutnya sebagai etnis Betawi. Walau demikian, masih banyak nama daerah dan nama sungai yang masih tetap dipertahankan dalam bahasa Sunda seperti kata Ancol, Pancoran, Cilandak, Ciliwung, Cideng (yang berasal dari Cihideung dan kemudian berubah menjadi Cideung dan tearkhir menjadi Cideng), dan lain-lain yang masih sesuai dengan penamaan yang digambarkan dalam naskah kuno Bujangga Manik yang saat ini disimpan di perpustakaan Bodleian, Oxford, Inggris.

Meskipun bahasa formal yang digunakan di Jakarta adalah Bahasa Indonesia, bahasa informal atau bahasa percakapan sehari-hari adalah Bahasa Indonesia dialek Betawi. Dialek Betawi sendiri terbagi atas dua jenis, yaitu dialek Betawi tengah dan dialek Betawi pinggir. Dialek Betawi tengah umumnya berbunyi "é" sedangkan dialek Betawi pinggir adalah "a". 

Dialek Betawi pusat atau tengah seringkali dianggap sebagai dialek Betawi sejati, karena berasal dari tempat bermulanya kota Jakarta, yakni daerah perkampungan Betawi di sekitar Jakarta Kota, Sawah Besar, Tugu, Cilincing, Kemayoran, Senen, Kramat, hingga batas paling selatan di Meester (Jatinegara). Dialek Betawi pinggiran mulai dari Jatinegara ke Selatan, Condet, Jagakarsa, Depok, Rawa Belong, Ciputat hingga ke pinggir selatan hingga Jawa Barat. Contoh penutur dialek Betawi tengah adalah Benyamin S., Ida Royani dan Aminah Cendrakasih, karena mereka memang berasal dari daerah Kemayoran dan Kramat Sentiong. 

Sedangkan contoh penutur dialek Betawi pinggiran adalah Mandra dan Pak Tile. Contoh paling jelas adalah saat mereka mengucapkan kenape/kenapa'' (mengapa). Dialek Betawi tengah jelas menyebutkan "é", sedangkan Betawi pinggir bernada "a" keras mati seperti "ain" mati dalam cara baca mengaji Al Quran.

 

Musik

Dalam bidang kesenian, misalnya, orang Betawi memiliki seni Gambang Kromong yang berasal dari seni musik Tionghoa, tetapi juga ada Rebana yang berakar pada tradisi musik Arab, orkes Samrah berasal dari Melayu, Keroncong Tugu dengan latar belakang Portugis-Arab, dan Tanjidor yang berlatarbelakang ke-Belanda-an. Saat ini Suku Betawi terkenal dengan seni Lenong, Gambang Kromong, Rebana Tanjidor dan Keroncong. Betawi juga memiliki lagu tradisional seperti "Kicir-kicir".


Tari

Seni tari di Jakarta merupakan perpaduan antara unsur-unsur budaya masyarakat yang ada di dalamnya. Contohnya tari Topeng Betawi, Yapong yang dipengaruhi tari Jaipong Sunda, Cokek, tari silat dan lain-lain. Pada awalnya, seni tari di Jakarta memiliki pengaruh Sunda dan Tiongkok, seperti tari Yapong dengan kostum penari khas pemain Opera Beijing. Namun Jakarta dapat dinamakan daerah yang paling dinamis. Selain seni tari lama juga muncul seni tari dengan gaya dan koreografi yang dinamis.


Drama

Drama tradisional Betawi antara lain Lenong dan Tonil. Pementasan lakon tradisional ini biasanya menggambarkan kehidupan sehari-hari rakyat Betawi, dengan diselingi lagu, pantun, lawak, dan lelucon jenaka. Kadang-kadang pemeran lenong dapat berinteraksi langsung dengan penonton.

 

Cerita rakyat

Cerita rakyat yang berkembang di Jakarta selain cerita rakyat yang sudah dikenal seperti Si Pitung, juga dikenal cerita rakyat lain seperti serial Jagoan Tulen atau si jampang yang mengisahkan jawara-jawara Betawi baik dalam perjuangan maupun kehidupannya yang dikenal "keras". Selain mengisahkan jawara atau pendekar dunia persilatan, juga dikenal cerita Nyai Dasima yang menggambarkan kehidupan zaman kolonial. cerita lainnya ialah Mirah dari Marunda, Murtado Macan Kemayoran, Juragan Boing dan yang lainnya.

 

Senjata tradisional

Senjata khas Jakarta adalah bendo atau golok yang bersarungkan dari kayu.

 

Rumah tradisional

Rumah tradisional/adat Betawi adalah rumah kebaya

 

Kepercayaan

Sebagian besar Orang Betawi menganut agama Islam, tetapi yang menganut agama Kristen; Protestan dan Katolik juga ada namun hanya sedikit sekali. Di antara suku Betawi yang beragama Kristen, ada yang menyatakan bahwa mereka adalah keturunan campuran antara penduduk lokal dengan bangsa Portugis. Hal ini wajar karena pada awal abad ke-16, Surawisesa, raja Pajajaran mengadakan perjanjian dengan Portugis yang membolehkan Portugis membangun benteng dan gudang di pelabuhan Sunda Kalapa sehingga terbentuk komunitas Portugis di Sunda Kalapa. Komunitas Portugis ini sekarang masih ada dan menetap di daerah Kampung Tugu, Jakarta Utara.

 

Profesi

Di Jakarta, orang Betawi sekarang sebagai hasil asimilasi antar suku bangsa, sebelum era pembangunan orde baru, terbagi atas beberapa profesi menurut lingkup wilayah (kampung) mereka masing-masing. Semisal di kampung Kemanggisan dan sekitaran Rawabelong banyak dijumpai para petani kembang (anggrek, kemboja jepang, dan lain-lain). Dan secara umum banyak menjadi guru, pengajar, dan pendidik semisal K.H. Djunaedi, K.H. Suit, dll. Profesi pedagang, pembatik juga banyak dilakoni oleh kaum betawi. Petani dan pekebun juga umum dilakoni oleh warga Kemanggisan.

Kampung yang sekarang lebih dikenal dengan Kuningan adalah tempat para peternak sapi perah. Kampung Kemandoran di mana tanah tidak sesubur Kemanggisan. Mandor, bek, jagoan silat banyak di jumpai disana semisal Ji'ih teman seperjuangan Pitung dari Rawabelong. Di kampung Paseban banyak warga adalah kaum pekerja kantoran sejak zaman Belanda dulu, meski kemampuan pencak silat mereka juga tidak diragukan. Guru, pengajar, ustadz, dan profesi pedagang eceran juga kerap dilakoni.

Warga Tebet aslinya adalah orang-orang Betawi gusuran Senayan, karena saat itu program Ganefo yang dicetuskan oleh Bung Karno menyebabkan warga Betawi eksodus ke Tebet dan sekitarnya untuk "terpaksa" memuluskan pembuatan kompleks olahraga Gelora Bung Karno yang kita kenal sekarang ini. Karena salah satu asal-muasal berkembangnya suku Betawi adalah dari asimilasi (orang Nusantara, Tionghoa, India, Arab, Belanda, Portugis, dan lain-lain), profesi masing-masing kaum disesuaikan pada cara pandang etnis dan bauran etnis dasar masing-masing.

 

Perilaku dan sifat

Asumsi kebanyakan orang tentang masyarakat Betawi ini jarang yang berhasil, baik dalam segi ekonomi, pendidikan, dan teknologi. Padahal tidak sedikit orang Betawi yang berhasil. Beberapa dari mereka adalah Muhammad Husni Thamrin, Benyamin Sueb, dan lain-lain.
Ada beberapa hal yang positif dari Betawi antara lain jiwa sosial mereka sangat tinggi, walaupun kadang-kadang dalam beberapa hal terlalu berlebih dan cenderung tendensius. Orang Betawi juga sangat menjaga nilai-nilai agama yang tercermin dari ajaran orangtua (terutama yang beragama Islam), kepada anak-anaknya. Masyarakat Betawi sangat menghargai pluralisme. Hal ini terlihat dengan hubungan yang baik antara masyarakat Betawi dan pendatang dari luar Jakarta.
Orang Betawi sangat menghormati budaya yang mereka warisi. Terbukti dari perilaku kebanyakan warga yang mesih memainkan lakon atau kebudayaan yang diwariskan dari masa ke masa seperti lenong, ondel-ondel, gambang kromong, dan lain-lain.
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan sebagian besar masyarakat Betawi masa kini agak terpinggirkan oleh modernisasi di lahan lahirnya sendiri (baca: Jakarta). Namun tetap ada optimisme dari masyarakat Betawi generasi mendatang yang justru akan menopang modernisasi tersebut.

 

Tokoh Betawi

Minggu, 22 Maret 2015

5 Artis Indonesia Ini Miskin Setelah Tua

Menjadi artis memang merupakan profesi yang sangat menguntungkan, karena selain mudah dan menyenangkan, menjadi artis juga akan mendapatkan honor yang dapat dikatakan cukup besar. Banyak yang berpikir bahwa menjadi artis akan memiliki masa depan yang cerah. Namun, anggapan orang-orang tersebut belum tentu benar, karena ada beberapa artis yang menjadi miskin kembali setelah mereka berhenti menjadi artis.


Nah, inilah yang membuat pernyataan bahwa menjadi artis memiliki masa depan yang cerah, itu tidak mesti dipercaya, karena terbukti bahwa ada beberapa artis yang jatuh miskin kembali setelah tua dan tidak lagi berprofesi menjadi artis.

Inilah dia ke lima artis tua yang menjadi miskin kembali setelah tidak menjadi artis.

1. Aminah Cendrakasih


Artis yang pernah bermain lebih dari 70 judul film ini merupakan artis tua yang akhirnya jatuh miskin setelah tidak menjadi artis lagi. Salah satu filmny yang terkenal adalah “Si Doel Anak Sekolahan” di mana ia berperan sebagai emak si Doel. Namun, kini Aminah Cendrakasih ini sedang mengalami kesulitan ekonomi yang cukup parah , dan dikabarkan juga ia sedang sakit.

2. Yati Surachman

Yati Surachman mulai terkenal saat berperan dalam film yang berjudul “Perawan Desa” pada tahun 1980. Namun, karena umurnya yang sudah terbilang tua, ia pun kini menjai artis termiskin di Indonesia.

3. Pak Tile


Pak Tile yang berperan dalam film “Si Doel Anak Sekolahan” bersama Aminah Cendrakasih ini juga merupakan artis termiskin di Indonesia. Meskipun telah meninggal pada tahun 1998 silam, namun diketahui bahwa Pak Tile juga merupakan artis yang mengalami kesulitan perekonomiannya.

4. Eddy Gombloh

Artis yang menjadi pemeran utama dalam film yang berjudul “Tiga Jinggo” ini ternyata juga tercatat sebagai artis termiskin di Indonesia. Artis yang memiliki nama asli Supardi ini sering kali bermain film dengan Benyamin. S, namun tak disangka dia juga termasuk artis yang kesulitan ekonomi.

5. Laila sari

Artis yang telah bermain dalam 20 film layar lebar ini juga tercatat sebagai artis termiskin di Indonesia. Pada tahun 1955 ia bermain dalam Indonesia. Pada tahun 1955 ia bermain dalam film perdananya yang berjudul “Dinamika”, sejak saat itu lah Laila Sari sering bermain di film layar lebar. Namun, sayangnya ia juga termasuk artis termiskin di Indonesia.

Itulah dia ke lima artis termiskin di Indonesia, ada yang berminat menjenguknya ?

Sabtu, 21 Maret 2015

Pembuat Komik Legendaris

Tahukah teman-teman Paman Gober, Superman, Spider-man, Tintin, dan Doraemon? Ya, mereka adalah tokoh komik yang melegenda selama puluhan tahun. Walau begitu, mereka masih disukai para pencinta komik. Tetapi siapakah pencipta tokoh terkenal itu? Kata pepatah, tak kenal maka tak  sayang. Kenalan yuk dengan para komikus dunia.

 Carl Barks, pencipta Paman Gober

 Tokoh Paman Gober muncul pertama kali dalam komik Christmas on Bear Mountain pada Desember 1947. Tokoh ini diciptakan Carl Barks, yang di kalangan ilustrator dihormati sebagai ilustrator dengan gaya menggambar yang khas. Will Eisner, tokoh komik di Amerika (pelopor novel grafis), menyebut Carl Barks bagaikan Hans Christian Andersen. Sebagian lagi menyebut Carl Barks sebagai ”the good duck artist”. Selain itu, karena ia sangat setia menggambar tokoh-tokoh bebek, dia dijuluki The Duck Man.


Jerry Siegel dan Joe Shuster


Siapa yang tak mengenal tokoh pahlawan super ini? Seragam biru dengan jubah merah serta logo ”S” di dada, mudah dikenali. Adalah Jerry Siegel dan Joe Shuster yang pada 1933 menciptakan tokoh pahlawan ini.
Sekarang Superman adalah tokoh yang sangat terkenal, padahal ketika pertama kali diciptakan, naskah komik Superman ditolak oleh penerbit buku.
Akhirnya, sebuah penerbit yang baru meluncurkan komik Action Comics memutuskan menerbitkannya pada 30 Juni 1938. Ketika pertama kali muncul dalam Action Comics, Superman tidak mempunyai kemampuan terbang, hanya bisa meloncat tinggi.
Awal tahun 2010, Action Comics edisi pertama laku dengan harga 1.000.000 dollar Amerika Serikat, atau sekitar Rp 10 miliar. Luar biasa!

Spider-man karya Stan Lee dan Steve Ditko



Stan Lee adalah seorang legenda hidup di dunia komik. Dia menciptakan banyak tokoh komik, seperti Incredible Hulk dan Iron Man. Namun, Spider-man yang membuat nama Stan Lee terkenal. Spider-man diciptakan bersama ilustrator Steve Ditko. Stan Lee pernah mencoba gambar Spider-man bersama beberapa ilustrator lain, namun ia merasa paling cocok dengan gambar Spider-man buatan Steve Ditko. Spider-man pertama kali muncul dalam buku komik Amazing Fantasy # 15 pada Agustus 1962.

Herge dengan Tintin


Herge adalah nama samaran dari Georges Remi, seorang penulis cerita dan ilustrator komik. Nama samaran Herge adalah pengucapan inisial namanya GR, yang dibaca terbalik menjadi RG. Tintin adalah wartawan berjambul dengan sweater biru. Awalnya komik Tintin diterbitkan secara bersambung di surat kabar Le Viengtieme Siecle, mulai 10 Januari 1929. Setelah terkenal dalam cerita bersambung, Tintin baru kemudian diterbitkan dalam buku. Meskipun ceritanya sering berkesan serius karena bertema petualangan dan detektif, pembaca pasti tertawa membaca kekonyolan teman-teman Tintin.

Doraemon oleh Fujiko F Fujio dan Fujiko A Fujio

Komik dalam bahasa Jepang disebut manga. Tidak ada manga sepopuler Doraemon di Jepang maupun diseluruh dunia. Semua kalangan dari usia muda hingga dewasa jatuh cinta pada tokoh manga yang satu ini. Doraemon muncul pertama kali Desember 1969, dalam cerita yang sangat sederhana, tentang sebuah robot kucing. Sang robot datang dari abad ke-22 ke masa kini dan tinggal bersama Nobita, seorang anak malas. Sehari-hari, Nobita dibantu oleh Doraemon yang selalu mengeluarkan berbagai alat unik dari kantung ajaib. Nama-nama pencipta Doraemon sangat unik, huruf F dan A pada nama samaran mereka. Fujiko F Fujio adalah nama samaran dari Hiroshi Fujimoto, Fujiko A Fujio bernama asli Moto A Biko. Saking populernya tokoh ini, tahun 2008 Doraemaon diangkat sebagai duta anime kebudayaan Jepang.




Rabu, 11 Maret 2015

Sisi Wajah Kiri Manusia

Perbedaan antara wajah bagian kiri dan kanan bukanlah cacat !
Begitulah keistimewaan mahluk paling sempurna yg diciptakan oleh Tuhan ..

Lukisan MONALISA

Bukan tanpa alasan jika Leonardo da Vinci menampilkan wajah kiri perempuan dalam lukisan Monalisa. Penelitian psikologi terbaru menunjukkan sisi kiri wajah terlihat lebih menyenangkan dibandingkan sisi kanan. Emosi manusia dapat dibaca dari raut wajah. Otot-otot pada wajah dirancang khusus agar mudah menampakkan ekspresi untuk berbagai perasaan. Dari seluruh otot yang ada di wajah, sisi kiri lebih ekspresif. Penelitian yang dilakukan psikolog Kelsey Blackburn dan James Schirillo dari Wake Forest University, Amerika Serikat, membenarkan konsep ini. "Menampakkan tulang pipi kiri mengungkap intensitas emosi yang dianggap lebih estetik," ujar Blackburn.

Eksperimen melibatkan sukarelawan dan setumpuk foto wajah manusia. Sukarelawan diminta menilai tingkat keindahan sisi kiri dan kanan wajah perempuan dan laki-laki. Setiap wajah pada foto dibagi menjadi sisi kiri dan kanan lalu yang kemudian dicerminkan ke dalam dua foto baru. Foto-foto ditampilkan dalam kelir hitam-putih.

Ketika hasil penilaian dikumpulkan, peneliti menemukan pola yang sangat meyakinkan. "Sukarelawan menunjukkan ketertarikan besar terhadap sisi kiri wajah," kata dia. Ketertarikan terhadap sisi kiri wajah juga menjelaskan kenapa potret wajah karya pelukis lebih banyak menonjolkan sisi kiri wajah. Konfirmasi lain berasal dari pemeriksaan pupil mata. Selama menatap wajah pada foto, pupil melebar saat sisi kiri wajah. Pelebaran pupil telah lama dikaitkan dengan rasa senang. Menurut Blackburn, penelitian yang mereka lakukan juga sejalan dengan konsep dominasi otak kanan terhadap ekspresi emosi sekaligus mengendalikan otot kiri. Hasil penelitian ini diterbitkan pada jurnal daring "Experimental Brain Research".Jadi ternyata sisi wajah kiri dan kanan kita memang berbeda.

Baca juga : Kekuatan-Super Manusia