Tampilkan postingan dengan label Batu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batu. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Mei 2015

Batu di Trotoar Tomang Jakarta Dipahati Warga


Pamor batu akik semakin melejit.  Alhasil demam batu akik melanda warga Jakarta.

Sebuah batu berukuran cukup besar di Jl Mandala, Tomang, Jakarta Barat, dipahati warga karena diduga merupakan batu akik. Mereka berkerumun di sekitar batu itu sambil sesekali memukuli batu itu dengan palu dan pahat."Sudah cukup lama juga dipahatinya, dulunya besar sekarang sudah berkurang ukurannya," kata Amin, salah seorang warga Tomang kepada detikcom, Jumat (8/5/2015).

Amin sempat mengirimkan foto batu tersebut, batu ini terlihat seperti bongkahan semen yang berada di pinggir jalan. Namun menurutnya batu ini merupakan batu akik karena dia sempat memahatnya dan menggosok hasil pahatan itu menjadi sebuah batu akik.

"Saya sudah pernah ambil dan coba gosok ternyata memang benar itu batu akik," katanya.
Amin menyatakan, batu itu sebenarnya sudah dari dulu ada di kawasan itu. Namun tak ada warga yang mencoba memahat batu ini.

Namun ketika pamor batu akik naik ada yang mencoba memahat batu ini dan ternyata memang ada batu akik di dalamnya. "Saya juga tak tahu dari mana batu ini berasal, tapi katanya ini dulu dari rumah seorang pejabat era soeharto yang tinggal di kawasan ini," katanya.

Senin, 30 Maret 2015

Batu Akik Tidak Laku di Pegadaian

 Trend batu mulia di Indonesia, termasuk juga Kalimantan Barat bikin harga nya jadi sangatlah tinggi. Sering orang mendengar ada batu akik atau type batu mulia yang lain yang tembus beberapa ratus juta sampai miliaran rupiah. Pengamat ekonomi Kampus Tanjungpura, Ali Nasrun menilainya hal itu adalah fenomena unik, sekalian beresiko jika beberapa orang mulai terobsesi.


“Batu akik ini trend yang unik. Cukup menghibur serta bikin orang hilang bimbangnya. Memerlukan hal yang seperti ini. Namun jangan sempat saat, pikiran serta duit kita tergadai dikarenakan ini batu. Terlebih hingga berkhayal yang terlampau tinggi, ” katanya pada Pontianak Post (Group Kalimantan tengah Pos), Sabtu (28/3).

Minggu, 22 Maret 2015

Presiden AS Obama dan Pangeran Charles pakai batu akik Indonesia.

 Batu mulia atau akik yang berasal dari Indonesia ternyata tidak kalah menarik daripada batuan alam yang berasal dari negara lainnya . Faktanya bahwa batu akik yang berasal dari Indonesia kini memang telah mendunia . Bukan hanya pada saat ini saja , batu akik indonesia sudah dikenal oleh bangsa-bangsa luar .

Selain menjadi cendra mata saat pulang dari Indonesia, ternyata ada juga orang luar negeri yang mengoleksi batu akik indonesia . Jadi jangan heran, jika pada saat ini orang luar negeri juga banyak yang memakai jenis batu akik indonesia seperti panca warna , sungai dareh, giok aceh , dan batu yang paling mahal saat ini yaitu BACAN .

Salah satunya adalah pengeran Inggris yang juga mengoleksi batu akik . Batu akik yang dipakai oleh pangeran Charles dari Inggris adalah batu akik panca warna . Menurut kabar , batu tersebut dibeli oleh beliau saat berada di Indonesia . 

Rabu, 18 Maret 2015

Misteri batu Akik indonesia

Sekarang batu akik memang lagi ngetrend di tanah air. Bukan di kalangan atas aja, tapi di segala lapisan masyarakat. Bentuknya yang aduhai menjadi daya tarik, juga harganya yg bervariasi serta kemisteriannya !!

Harga 1 batu cincin bs puluhan ribu sampai ratusan juta, tergantung berbagai faktor, misalnya jenis batu, asal usul dan kehebatannya. Nilai misteri tersendiri juga menjadi daya tarik yg bisa mendongkrak harga batu cincin misalnya :
1.Batu cincin Nabi Sulaiman, jadi incaran pemburu di negeri ini, karena dipercaya mempunyai kehebatan :
- mempunyai cahaya bersinar, bisa melindungi pemakainya, bila dipakai maka angin-jin-burung-manusia-angin dan awan akan berkumpul.
- meningkatkan daya kerja otak dan kecerdasan pemakainya.
- mempunyai berbagai keberuntungan dengan segala mitos nya .
- bisa mendapat tuah dari Nabi Sulaiman AS.


Senin, 16 Maret 2015

Batu Kuno Berkekuatan Ghaib

Budaya di berbagai belahan dunia pernah memasuki zaman dinamisme, di mana benda-benda mati menjadi objek pemujaan dan dipercaya menyimpan berkah. Nenek moyang kita sempat mempercayai batu-batuan, prasasti, dan arca sebagai benda keramat.

Meskipun tradisi memuja benda mati di zaman modern ini telah luntur, sejumlah legenda dan mitos yang berkaitan dengan praktik dinamisme di masa lalu masih tersisa. Bisa ditelusuri dari kisah tentang batu-batu dengan kekuatan gaib yang masih dipercaya oleh beberapa orang hingga saat ini.

Batu-batu tersohor dari berbagai belahan dunia ini merupakan salah satu contohnya. Ada yang diyakini mengandung kutukan, bisa mengabulkan permintaan, bahkan ada yang diyakini bisa mendeteksi kebohongan.
 
1. Bocca della Verita, Italia 

Bocca della Verita yang berarti 'mulut kebenaran' adalah sebuah lempeng batu berukir yang tersimpan di kota Roma, Italia. Tepatnya di depan pintu Santa Maria, Gereja Cosmedin.

Menurut situs Atlas Obscura, batu bulat yang diukir dengan wajah manusia bermulut menganga ini berfungsi sebagai detektor kebohongan bagi warga Romawi kuno. Konon jika seseorang meletakkan tangan di mulut Bocca della Verita dan mengatakan sesuatu yang tidak benar, mulut itu akan mengatup, menjepit tangan si pendusta hingga putus.

Mitos yang menyertai batu ini membuatnya begitu populer di antara wisatawan. Sejumlah video game dan film pun menampilkan batu legendaris ini dalam cerita, salah satunya film Roman Holiday yang dibintangi oleh Gregory Peck dan Audrey Hepburn.
 

Senin, 09 Maret 2015

Batu Akik Lulung


"Jenisnya batu cendana. Ada banyak, dua tas besar batu alam akik garut, batu mulia safir saya dulu ada tapi itu dulu."

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung ternyata punya hobi mengoleksi batu akik. Pria yang tengah menjadi trending topic di Twitter dengan hashtag #SaveHajiLulung ini mengaku memiliki dua tas besar batu akik.
"Jenisnya batu cendana. Ada banyak, dua tas besar batu alam akik garut, batu mulia safir saya dulu ada tapi itu dulu," kata Lulung di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).
 
Dia mengaku banyak diberi batu akik oleh anak dan adik-adiknya. Menurutnya, adiknyalah yang memintanya untuk bermain batu akik.

"Harga batunya dilihat harga satuannya berapa, kadang-kadang anak saya ngasih. Saya dikasihnya sama adik-adik saya, saya dipaksa suruh main batu," katanya.

Selain anak dan adik-adiknya, tak jarang penjual batu akik memberi cuma-cuma batu akik kepadanya. Namun, Lulung mengaku tak selalu mau jika diberi. Kadang dia tetap memaksa untuk membayar."Kalau saya beli kisaran Rp 200 ribu. Kadang-kadang yang jualan ngasih kalau lihat saya. Tapi kadang-kadang saya tetap gak mau dikasih, kadang saya bayarin Rp 50 ribu. Saya ikut-ikutan karena batu akik ini kan tidak nasional tapi sudah mendunia. Adik saya kemarin ke luar negeri saya dibawain batu akik," katanya.