Tampilkan postingan dengan label Fashion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fashion. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Maret 2015

Kantong Imut di Celana Jeans

Disadari atau tidak, ternyata celana jeans dari merek yang satu dengan merek yang lain punya satu kesamaan Boys and Girls, yaitu punya kantong imut yang letaknya di sisi dalam kantong depan. Pernah nggak berpikir apa fungsi kantong imut yang ada di setiap celana jeans?
Nah, Ternyata fungsi kantong imut didepan itu ada kaitannya dengan sejarah penemuan celana jeans itu sendiri.

Jadi, pada tahun 1850-an silam, di California, Amerika Serikat dilanda demam emas, sehingga nggak sedikit kaum imigran dari berbagai bangsa di Eropa, Cina maupun Afrika yang mencoba mengadu nasib buat mencari emas disana. Salah satu imigran itu adalah seorang warga Jerman berusia 24 tahun, Levi Strauss.

Celana Jeans Berbahan Kanvas


Disaat yang lain lagi asyik berburu emas, dipikiran Strauss malah punya keinginan untuk membuat pakaian yang terbuat dari bahan yang kuat untuk para pria-pria pemburu emas itu.

Awalnya dia membuat celana berbahan kanvas untuk tenda, tapi belakangan Strauss menggunakan bahan dari Genoa-Italia, yang di namai bleu de Genes yang kemudian sampai sekarang akrab disebut blue jeans.

Celana itu memang terbukti sangat kuat dan awet. Selain karena bahannya, celana tersebut terbilang kuat karena memakai semacam paku yang saat ini masih terdapat pada semua celana jeans model klasik.

Menyimpan Butiran Emas


Strauss dan temannya Jacob Davis kemudian melengkapi celana ciptaannya dengan semacam kantung imut yang berada diatas kantong depan, yang gunanya adalah untuk menyimpan butiran-butiran emas yang mungkin ditemukan oleh para pemburu emas. Berada di sebelah kanan untuk mempermudah mereka menaruh emas itu.

Lebih lanjut, setelah ratusan tahun dari penemuan pertama celana jeans, para pabrikan celana jeans sampai saat ini masih tetap mempertahankan kantong imut tersebut, walaupun emang saat ini fungsinya bukan lagi buat menyimpan butiran emas lagi.

Sejarah Jeans

Merek Jeans
Levi Strauss. Seorang pemuda yang berumur 20 tahun yang berasal dari negara Eropa ini menjadi salah satu pencetus celana jeans sejak tahun 1980'an.

Sejarah celana jeans ini berawal dari perjalanan Levi Strauss ke San Fransisco dengan membawa beberapa potong tekstil sebagai jalan hidup meneruskan nasibnya untuk di jual ke Barat. Dimana pada saat itu Amerika sedang demam dengan tambang emasnya yang berlimpah. Disinilah Strauss mencoba untuk membuat nasibnya menjadi lebih baik dengan menjual beberapa potong tekstilnya kepada para penambang emas. Alhasil, penjualannya pun habis terjual.

Lalu sisa potongan kanvas dari bekas tenda -tenda tersebut, dia mengakalinya untuk di bentuk menjadi sebuah potongan - potongan celana untuk dijual kembali kepada para pekerja tambang. Ternyata semakin banyak para pekerja tambang tersebut pada celana kanvas buatan Levi Strauss.

Levi Strauss pun mulai giat untuk mencari berbagai ide untuk mengembangkan usaha pembuatan celana kanvasnya, karena celana buatannya pun tak tahan lama, sehingga mudah robek dan mudah rusak. Mulailah dia berimprovisasi dengan menggunakan bahan lainnya yang ia pesan dari Genoa, Italia. di mana bahan yang ia pesan sering disebut " Genes " oleh para pemintal italia. Namun nama tersebut, tidaklah digunakan untuk menjadi nama merk celana kanvasnya, yakni dia menamainya dengan " Blue Jeans " mengapa di sebut dengan nama tersebut? karena ia mencelupkan kain pemintal tersebut dengan warna INDIGO


Levi Straus pun mulai menyadari bahwa produksi celana jeans nya mulai merebak, dan selalu terjual seluruhnya, dan para penambangpun juga mulai ketagihan untuk membeli dan menggunakan celana kanvas buatan strauss hingga muncullah istilah " Those Pants of Levi's ". Sehingga muncullah dengan nama merk dagang celana jenas pertama di dunia, yakni Levi's.

Dalam waktu yang cukup singkat , celana levi's itupun telah menjadi celana resemi para penambang. Celana levi's ini pun kian populer di kalangan pekerja tambang. Yang pada akhirnya menjadi sebuah simbol akan status ekonomi yang di asosiakan dengan celana jeans kelas pekerja. Pada tahun 1920, levi's waist Overalis menjadi produk celana kerja yang paling laku di bagian selatan Amerika. Sehingga sekarang bahannya sudah digantikan dengan denim namun kebanyakan orang selalu mengenalinya dengan sebutan celana jeans.

Celana jeans semakin menjadi populer, ketika berbagai macam film action seperti salah satunya film cowboy pada tahun 1930-an, di mana film ini sangat mendorong tingkat kepopuleran celana jeans karena para pemainfilm cowboy tersebut juga menggunakan bahan jeans untuk kostum para pemainnya. Dalam waktu yang singkat itupun orang lelaki baik tua maupun muda, tentu berusaha meniru para jagoan mereka dengan ikut mengenakan celana jeans. Sehingga citra celana jenas tidak hanya menjadi celana berkelas para pekerja tambang, namun sebagai simbol penampilan yang casual.

Dalam perkembangan sejarah celana jeans di masa perang dunia, ternyata penggunaan celana jeans semakin merambah di masa tersebut. Di mana para serdadu Amerika saat itu mengenakannya sebagai salah satu seragam pada saat mereka sedang tidak bertugas. Dan pada saat menginjak tahun 1950-an jeans berubah nama menjadi " Must Have Item " untuk kalangan anak Amerika. Mengapa? karena hal ini di dorong oleh faktor trend center yang bernama James Dean yang terlihat keren. lalu pada tahun 1960-an dan pada awal tahun 1970-an. Gaya hidup menggelandang ala hippy yan menciptakan beberapa kreasi baru. Gadis -gadis inilah yang lebi menggandrungi celana jenas yang dihiasi oleh beberapa sulaman atau lukisan cat tangan.

Perkembangan sejarah celana jeans itu sendiri, tidak sampai itu saja, jeans benar - benar menjadi trend yang berkualitas setelah pada tahun 1980-an para perancang top dunia seperti Armani, Klein dan Versace mulai mengangkat celana jeans sebagai bahan yang dapat ditampilkan secara anggun dengan berbagai rancangan mereka. Nah, kini penggunaan celana jeans benar-benar meluas, dan bahkan telah sampai untuk seragam santai "dress down friday" yang dapat digunakan hanya tiap hari jum'at untuk ke kantor.


Dan kini celana jeans menjadi salah satu bagian dari dunia fashion kita. Kini tidak hanya sebagai celana kelas para pekerja tambang umumnya di jaman dulu. Namun kini setelah melalui semua perkembangan sejarah celana jeans ini, kini jeans telah merasuk keseluruhan di kalangan masyarakat tanpa memandang status. Dan secara tidak langsung Levi Strauss telah menciptakan sejarah pada peradaban manusia, yakni menciptakan sebuah trend mode yang tak terlupakan yang mampu diterima oleh semua kalangan. Maka bukan sesuatu hal yang aneh, jika Levi Strauss menjadi salah seorang legenda hidup yang akan selalu diingat oleh dunia fashion.