Minggu, 28 Februari 2016

Persahabatan Bagai Kepompong, Mengubah Ulat Menjadi Kupu-Kupu

Sahabat saya baru saja inbox ke saya lewat facebook dan menanyakan tentang arti “Persahabatan bagai Kepompong”, karena saya menyayangi Sahabat saya jadi langsung merespon dengan secepat kilat, takut dipecat jadi sahabat hahaha .. Kita dengar lagunya dulu biar gak gagal paham ya :



Persahabatan Bagai Kepompong

Dulu kita sahabat/ Teman begitu hangat/ Mengalahkan sinar mentari

Dulu kita sahabat/Berteman bagai ulat/ Berharap jadi kupu-kupu

Kini kita melangkah berjauh-jauhan/Kau jauhi diriku karena sesuatu
Mungkin ku terlalu bertingkah kejauhan/ Namun itu karena ku sayang

Persahabatan bagai kepompong/Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong/Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong/Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagai kepompong na na na na na na ..

Semua yang berlalu/ Biarkanlah berlalu/ Seperti hangatnya mentari
Siang berganti malam/ Sembunyikan sinarnya/ Hingga dia bersinar lagi
Dulu kita melangkah berjauh-jauhan/Kau jauhi diriku karena sesuatu
Mungkin ku terlalu bertingkah kejauhan/ Namun karena ku sayang

Persahabatan bagai kepompong/ Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong/ Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong/ Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagai kepompong/ Ke pom pong na na na na na
na na na na na na na na na na na na na na na
na na na na na na na na na na na na na na na ..

“Persahabatan  bagai kepompong, mengubah ulat menjadi kupu-kupu…”. adalah sebagian lirik lagu yang pernah digandrungi para remaja. Lirik  tersebut tidak hanya berisi ungkapan saja, tetapi juga terdapat banyak makna yang tersirat.

Persahabatan saya anggap sebagai satu tahap  metamorfosis yang merupakan wadah di mana segala sesuatu yang sulit dapat  berubah menjadi sesuatu yang indah dan menyenangkan. Persahabatan  adalah suatu hubungan yang paling menyenangkan dalam hidup kita.  Seseorang yang tidak punya sahabat, bisa dikatakan  kuper (kurang pergaulan). Sebagai konsekuensinya maka kita  harus menjaga persahabatan yang sudah kita bina selama ini karena itu  merupakan hal yang paling indah yang dapat dikenang dalam hidup kita. Berbahagialah untuk yang telah berhasil mempunyai sahabat baik di sampingnya..

Dalam suatu hubungan persahabatan,  tentunya pernah terjadi perselisihan, penyebabnya bisa bermacam-macam. Hal ini dapat dikurangi bahkan dicegah dengan cara berusaha menjadi seorang sahabat yang baik. Ada beberapa tips yang berguna  untuk bermetamorfosis menjadi sahabat yang sejati, alhamdulilah sekali kalau bisa menjadi belahan jiwa sepanjang hidup ..

1. Jangan egois ! Egois merupakan sifat yang paling dibenci  dalam suatu hubungan. Mengutamakan kepentingan sendiri tidak diperbolehkan dalam kamus persahabatan. Jangan sampai karena sifat egois  kita, sahabat kita menjadi sengsara. Dan bisa-bisa dia akan semakin  menjauh dari kita. So, let’s throw away our egoism..

2. Listen and don’t pass it! Salah satu keuntungan memiliki sahabat adalah kita bisa mencurahkan segala isi hati kepadanya. Seorang sahabat adalah someone yang selalu mendengarkan keluh-kesah kita serta memberikan advice  dan solusi yang terbaik buat kita. Buat yang udah punya  sahabat, jangan sampai melewatkan curhatan sahabatmu. Dengarkan semua  yang ingin ia curahkan kepadamu. Tunjukkan kepadanya, bahwa kita adalah  sahabat yang selalu setia menemani dalam keadaan apapun.

3. Jaga Rahasia. Sahabat yang sejati adalah sahabat yang  bisa menjaga rahasia dengan baik. Apalagi jika rahasia itu mengenai  keburukannya dan bersifat pribadi. Sebagai sahabatnya, tentunya kita  tidak ingin dia menjadi bahan pembicaraan orang lain, ya kan? Karena  itu, kuncilah mulut kita baik-baik dan simpanlah kuncinya di hati kita  sehingga kita bisa mengendalikannya sesuai dengan hati nurani kita  sebagai sahabat.

4. Jangan meniru. Ini hal yang sangat  tidak pantas dijadikan sebagai kebiasaan. Dia potong rambut, kita ikut  potong rambut, kalau meniru potong kuku bolehlah demi kesehatan kan ?. Dia beli baju baru, kita juga ikut membeli baju yang  modelnya sama. Kita seperti bayangan cermin yang hidup dan mengikutinya  kemanapun dia pergi. Lama-lama dia jadi risih melihat tingkah laku kita begitu. Siapapun tidak suka jika apapun yang dikerjakannya ditiru seperti itu. Jadi, buang jauh-jauh plagiator dari pikiran kita.

5. Jadilah malaikatnya. Yupz, jadilah seorang malaikat baginya.  Malaikat yang selalu melindunginya dari apapun. Dengan begitu, dia akan  selalu merasa nyaman di dekat kita, walaupun itu hanya di dunia maya. Satu hal yang paling diharamkan dalam  hubungan persahabatan adalah menusuk sahabat dari belakang. Jangan  pernah menjadi musuh dalam selimut. Tapi, usahakanlah jadi angel yang  senantiasa memberikan sayapnya demi seorang sahabat.

6. Selalu Take & Give. Selalu berikan yang terbaik buat  sahabat. Itu adalah sebuah kalimat sederhana yang penuh arti.  Janganlah menjadi sahabat yang hanya bisa mengambil dan mendapat  keuntungan dari sahabatmu. Sahabat bukanlah tambang emas yang dapat  diambil keuntungannya kapan saja. Dia juga manusia biasa yang  membutuhkan bantuan orang lain. Bahkan ada ungkapan bahwa ”Memberi itu  lebih baik daripada menerima.” Selama kita bisa memberikan sesuatu  kepadanya, maka berikanlah dengan ikhlas tanpa mengharapkan balasan  darinya. Percayalah, dia juga tahu bagaimana menyikapi pemberian itu. Pemberian juga tak hanya berupa barang tapi juga maaf. Saling  mengingatkan dan memaafkanlah jika berbuat kesalahan. Sahabat yang baik  tidak pernah luput dari kesalahan. Sahabat yang baik juga akan  mengingatkan jika sahabatnya melakukan kesalahan serta memaafkan  kesalahan sahabatnya itu.

7. Jujurlah padanya ! Cobalah untuk jujur kepada sahabat.  Ceritakanlah semua hal yang terjadi dalam kehidupan ini. Walaupun tak  semua hal bisa diceritakan, tapi bersikap terbuka lebih baik daripada  menyembunyikannya. Dengan begitu, tidak akan terjadi salah paham ataupun  salah komunikasi di antara sahabat.

8. Jaga Privacy! Seperti yang sudah diutarakan di atas,  tidak semua hal bisa diceritakan. Ketika sahabat kita sedang tidak ingin  menceritakannya kepada kita, hormatilah privacy-nya. Mungkin saat itu bukanlah waktu yang tepat untuk sharing. Biarkanlah dia menenangkan diri terlebih dahulu dan coba tanyakan masalahnya lagi setelah dia tenang.

Itulah tips-tips yang  bisa menjadi bahan pertimbangan dan perenungan kali ini. Semoga metamorfosis  yang kita jalankan untuk menjadi seorang sahabat yang sejati adalah  metamorfosis yang sempurna.