Sabtu, 12 Desember 2015

Cobalah Untuk Merenung

-- Cuplikan grup fb Bukan Sekedar Indigo Indonesia & Indigonesia --



Sahabat Indigo, sediakan beberapa menit dalam sehari untuk melakukan perenungan. Lakukan di pagi hari yang tenang, segera setelah bangun tidur, atau di malam hari sesaat sebelum beranjak tidur.

Merenunglah dalam keheningan. Jangan gunakan pikiran untuk mencari berbagai jawaban. Dalam perenungan kita tidak mencari jawaban. Cukup berteman dengan ketenangan maka kita akan mendapatkan kejernihan pikiran. Jawaban berasal dari pikiran kita yang bening.

Selama berhari-hari kita disibukkan oleh berbagai hal. Sadarilah bahwa pikiran kita memerlukan istirahat. Tidak cukup hanya dengan tidur, kita perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketentraman batin.

Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat kita mengaduk semakin kencang pusaran. Merenung adalah menghentikan adukan dan membiarkan air berputar perlahan.

Perhatikan partikel sabun turun satu persatu. menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan kita mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini kita mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran kita yang bening.

Nasehat bijak para bangsawan jawa dari Ibu saya : Njupuk Eri
Kita padha uga mesthi ora nyana apa-apa. Amarga kita wis weruh sing kita duwe peran kanggo muter. Iku kita tugas kanggo njaluk nyisihaken saka eri ing cara kita arep liwat, ora mung supaya dadi ora natoni dhéwé, nanging kanggo njaga walkers liyane. Sanajan oleh matur nuwun kanggo pagawean kang becik, iku ora perlu kanggo downplay karya. Mungkin wong liya ora ngerti kaluhuran, amarga padha nganggep iku mestine kanggo apa iku. Supaya .. apa ora iku ateges matur kowe. Aken piyambak kaluhuran mili saka tangan. Lan, supaya atine bakal bebas saka kroso kanugrahan. Nggoleki makna saka pesen para wong wicaksana, dedanaa saka tangan tengen kaya tangan kiwa ora ngerti.

[Menyingkirkan Duri > Kita berbuat baik tentunya bukan untuk mengharapkan sesuatu. Karena kita sadar itulah peran yang harus kita mainkan. Adalah kewajiban kita untuk menyingkirkan duri di jalan yang sedang kita lalui, bukan saja agar tak melukai diri kita, namun untuk menjaga para pejalan lain. Jadi, meski tak seorang pun mengucapkan terima kasih atas perbuatan baik anda, itu tak perlu mengecilkan arti kerja anda. Mungkin saja orang lain tak memahami kebaikan itu, karena mereka menganggap memang seharusnya anda lakukan itu. Maka.. apalah artinya sebuah ucapan terima kasih. Biarkan saja kebaikan mengalir dari tangan anda. Dan, biarkan benak anda terbebas dari perasaan berjasa. Temukan arti pesan sang bijak, berikan derma dari tangan kanan seakan-akan tangan kirimu tak mengetahuinya.] Saya perlu sebulan untuk memahaminya, bahasanya asing banget buat saya waktu kecil dulu ..

[Saya terkadang merenung sambil melihar Beranda-facebook, nikmat banget .. semua postingan dan komen sungguh membuat pikiran ini tenang, namun sekarang saya gak boleh pesbukan lagi oleh istri hahaha hidup memang misteri !! ]